KEMENDAGRI DUKUNG Pemda se Indonesia Cegah Sebaran COVID-19 dan Pulihkan Ekonomi

- Penulis

Rabu, 30 September 2020 - 23:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kementerian Dalam Negeri RI menyatakan akan memberikan dukungan kebijakan kepada Pemda yang saat ini fokus dalam pencegahan penyebaran Covid-19, pemulihan ekonomi, dan jaring pengamanan sosial.

Menurut Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, melalui instruksi Menteri Dalarn Negeri, Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah, maka diharapkan seluruh Sekda se Indonesia dapat memaksimalkan kinerja dari realokasi anggaran dan refocussing kegiatan Pemerintah Daerah yang secara nasional berjumlah Rp74.155.221.983.155.

“Saya berharap para Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten, Kota sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat memaksimalkan kinerja dari realokasi anggaran dan refocussing kegiatan pada Pemerintah Daerah secara nasional sebesar Rp74.155.221.983.155,,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen), Kementerian Dalam Negeri RI, Dr Ir Muhammad Hudori M Si, yang mewakili Mendagri saat kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Tahun 2020, Rabu (30/09).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara Online dan diikuti langsung Sekda Kota Banjarmasin, H Hamli Kursani itu, Dr Ir Muhammad Hudori M Si juga menyampaikan apresiasinya atas peran dan dukungan para sekretaris daerah provinsi dan kabupaten, kota yang telah ikut mengawal implementasi Inmendagri Nomor 1 Tahun 2020 tersebut.

Menurutnya, peran sekretaris daerah provinsi dan kabupaten kota sebagai Ketua TAPD yang pada saat refocusing anggaran, monitoring realisasi anggaran, diharapkan juga mampu memberikan nilai tambah
tehadap belanja yang dilakukan pemerintah daerah.

Lebih lanjut ia membeberkan, selain mengeluarkan kucuran dana tersebut, saat ini pemerintah pusat juga telah menambahkan alokasi biaya untuk penanganan Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga :   KAWANAN PENJARAH 1,3 Ton Sawit Tertangkap Setelah Dibuntuti Tim Pengawas

“Berdasarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Pastur Dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020, biaya penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diproyeksikan mencapai Rp695,2 trilyun,” katanya.

Rincian alokasi dana perubahan itu terdiri atas untuk kesehatan sebesar Rp87,55 triliun. Perlindungan Sosial sebesar Rp203,9 trilun. Sektoral K/L dan Pemda sebesar Rp106,11 triliun. UMKM sebesar Rp123,46 triliun. Pembiayaan Korporasi sebesar Rp53,57 triloun. Dan untuk Insentif sebesar Rp120,61 triliun.

“Tentu besarnya anggaran yang telah dialokasian pemerintah tersebut, harus benar-benar tepat sasaran, akuntabel dan memegang prinsip value for money atau setiap uang dikeluarkan harus memberi nilai manfaat,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan agar seluruh Sekda se Indonesia mampu melakukan
perencanaan dan penganggaran, kemudian melaksanakan pengadaan barang dan jasa, serta penyaluran dana, pemanfaatan dana, output dan pertanggungjawaban serta pelaporannya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
PERKUAT SINERGITAS Antarlembaga, Kajati Kalsel Kunjungi Ketua PT Banjarmasin
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:58

KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca