KEJAR TARGET Vaksinasi Demi Banjarmasin Keluar dari Level 4

Bagikan :
KEJAR TARGET Vaksinasi Demi Banjarmasin Keluar dari Level 4

SuarIndonesia – Jumlah persentase vaksinasi Covid-19 Kota Banjarmasin yang masih berada di bawah angka 50 persen menjadi catatan yang harus diperbaiki.

Pasalnya, akibat hal itu, Ibukota Kalimantan Selatan ini lagi-lagi masuk dalam daftar nama daerah di luar Pulau Jawa-Bali yang menyandang status PPKM Level 4.

Bukan tanpa sebab, penentuan level dalam penerapan kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat itu kini terdapat kriteria baru selain tiga indikator sebelumnya, yaitu persentase vaksinasi di suatu daerah.

Kondisi tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Ia membeberkan, capaian vaksinasi di Banjarmasin sendiri baru menyentuh angka 43,64 persen.

“Secara kumulatif memang segitu persentasenya, tapi jumlah capaian vaksinasi kita terus berubah. Lantaran vaksinasi yang saat ini terus masif dilaksanakan,” ucapnya saat dihubungi awak media, Rabu (22/09/2021) siang.

Angka yang masih belum menyentuh batas capaian minimal vaksinasi untuk bisa keluar dari status Level 4 tersebut memaksa pihaknya untuk semakin gencar memberikan vaksin kepada masyarakat.

Machli mengklaim, upaya tersebut dijalankan dalam bentuk menambah jumlah target sasaran dalam sehari di setiap Puskesmas.

Jika sebelumnya target sasaran di setiap puskesmas hanya 100 orang per hari, maka sekarang ditingkatkan menjadi dua kali lipat, yakni 200 orang per hari.

Selain itu, ia juga mengklaim bahwa pihaknya menginstruksikan kepada seluruh vaksinator untuk menjalankan vaksinasi dengan pola door to door ke rumah warga.

“Kita juga siapkan reward bagi 10 Puskesmas dengan capaian vaksinasi tertinggi. Tujuan dari semua ini tidak lain adalah untuk percepatan vaksinasi di masyarakat,” jelasnya.

Kemudian, Dinkes juga menambah Pos pelayanan vaksin yang bertempat di halaman kantor Dinkes Banjarmasin selama 12 hari (mulai hari ini sampai dengan tanggal 4 Oktober).

“memaksimalkan upaya cakupan dan mengejar target lebih dari 50 persen, maka jam pelayanan dimulai pada pukul 8.30 sampai dengan pukul 16.00 setiap hari kerja,” ujarnya.

Lantas, apa yang menjadi kendala hingga membuat capaian vaksinasi masih dibawah 50 persen dan bertahan di PPKM level 4?

Terkait hal itu, Machli membeberkan bahwa pihaknya sempat terkendala distribusi vaksin dari Pemerintah Pusat. Hingga akhirnya membuat pelayanan vaksinasi di puskesmas sempat terhenti beberapa hari.

“Sekarang vaksinnya sudah ada. Jadi kita imbau masyarakat untuk datang ke puskesmas. Kita optimis dalam dua pekan ini capaian vaksin kita bisa menyentuh angka 50 persen,” imbuhnya.

“Kami juga sudah menerima tambahan vaksin 90 ribu untuk dibagikan ke seluruh puskesmas dan fasyankes,” ujarnya.

“Jadi bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan kesempatan ini silakan datang, mumpung ketersediaan vaksin masih ada,” tuntasnya. (SU)

 129 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!