KAYU ULIN Diduga Ilegal Diamankan Polhut Kalsel

- Penulis

Minggu, 20 Oktober 2024 - 22:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayu ulin diduga dari hasil pembalakan hutan lindung diamankan Polisi Kehutanan Dinas Kehutanan Kalsel di wilayah Kesatahuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sengayam, Kabupaten Kotabaru (SuarIndonesia/Ist)

Kayu ulin diduga dari hasil pembalakan hutan lindung diamankan Polisi Kehutanan Dinas Kehutanan Kalsel di wilayah Kesatahuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sengayam, Kabupaten Kotabaru (SuarIndonesia/Ist)

Suarindonesia – Kayu ulin diduga dari hasil pembalakan hutan lindung diamankan Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel di wilayah Kesatahuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sengayam, Kabupaten Kotabaru.

Semua kayu itu diamankan di kantor KPH Semgayam, Kotabaru. Untuk mengurangi angka pembalakan hutan, Dishut Kalsel terus melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat.

Tujuannya memberikan pemahaman dampak dari penebangan liar dan tidak membakar hutan dan lahan serta bahayanya.

“Dari hasil temuan puluhan kayu tersebut, kami tidak menemukan pemiliknya dan sampai saat ini masih dalam penyelidikan,” jelas Kabid Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (PKSDAE) Dishut Kalsel, Pantja Satata, pada Sabtu (19/10.2024).

Baca Juga :   KOBARAN API di Jahri Saleh, Sebuah Rumah jadi Puing Lainnya Terdampak

Diterangkan, pada 20 September Polhut menemukan tumpukan kayu ulin sebanyak 22 potong di Dusun Ma’antam, Desa Batuah, Kotabaru.
“Kemudian pada 3 Oktober kemarin kami mengamankan 4 potong lagi di Kecamatan Sungai Durian,” ujarnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca