KASUS Tanah Bendungan Tapin Diduga Lebih Tiga Tersangka, Penyidik Kejati Kalsel Lakukan Pemeriksaan Lagi

- Penulis

Kamis, 17 November 2022 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dugaan lebih dari tiga akan ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan tanah untuk Bendungan Tapin.

Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel), hingga Kamis (17/11/2022) masih memintai keterangan saksi, termasuk terhadap tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya.

Sebelumnya sudah ada tiga adalah berinisiala S, AR dan H. Semua sudah pernah menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Kalsel.

Dan pada Kamis (17/11/2022) kembali dipanggil serta diperiksa penyidik, termasuk saksi. Dimana semua diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kajati Kalsel) Dr Mukri SH.MH melalui Kasi Penerangan Hukum, Romadu Novelino SH MH membenarkan adanya pemeriksaan susulan tersebut.

Kasi Penerangan Hukum, Romadu Novelino SH MH

Disebut semua diperiksa dalam perkara dugaan karupsi penyimpangan aliran dana terkait pelaksanaan pengadaan tanah pembangunan Bendungan Tahun 2015 – 2020  di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin.

 

Mereka yang diperiksa berinisial M selaku isteri Kepala Desa Pipitak Jaya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S, AR dan H.

Kemudian S selaku Kepala Desa Pipitak Jaya yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AR dan H.

AR selaku PNS yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S dan H.

Lainnya H selaku warga Desa Baramban yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S dan R.

Penanganan kasus ini hingga penetapan tigas tersnagka ini, sudah dua bulan berlalu, dan semua belum ada perintah ditahan Pasalnya penyidik masih melakukan pengumpulan alat bukti.

Baca Juga :   KEMBANGKAN BISNIS, Bangun Banua Kejar Kenaikan PAD Kalsel

Dalam perkara ini, S, AR dan H disangkakan dengan Pasal 12 huruf e Undang Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke – 1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).

Selain itu juga, Pasal 11 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke – 1 KUHP.

Ketiganya diduga melakukan praktik korupsi terkait dana pembebasan lahan proyek Bendungan Tapin yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan rampung Tahun 2021.

Selain menetapkan tiga tersangka, dalam penyidikan kasus total sebelumnya sudah ada 28 orang diperiksa sebagai saksi.

Dari jumlah itu, saksi berasal dari berbagai unsur baik dari perbankan, pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan (Kantah/BPN) setempat hingga masyarakat penerima dana pembebasan lahan. (ZI)

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENHUB DESAK ASURANSI P&I Tunjuk Mitra Lokal Angkat Bangkai KM Virgo Transport 8
BASARNAS TUTUP OPERASI SAR KM Virgo, 53 Korban Masih Belum Ditemukan
DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”
AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas
DORONG Titian Jalan dan Wisata Kerbau Rawa, Ketua DPRD Kalsel Serap Aspirasi Warga Paminggir
DPRD Kalsel Bahas Perbaikan Jalan Banua Anam
MENSESNEG PRASETYO: Penyadapan Listyo Sigit Cs Dikategorikan Makar
REFORMASI POLRI di Persimpangan antara Kekuasaan dan Kepercayaan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:47

TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 23:08

BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

Rabu, 4 November 2026 - 22:05

DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Rabu, 4 November 2026 - 21:54

AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:37

HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru