SuarIndonesia – Dari data yang ada jumlah kasus kekerasan terhadap anak yang masuk di Simfoni Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalsel mencapai 444 kasus.
Korban sendiri terdiri dari 98 orang laki-laki dan 371 perempuan.
“Dibandingkan tahun sebelumnya memang naik, hanya saja jika dilihat perbedaan kasus di tahun ini peningkatannya ada di kasus kekerasan seksual,” jelas Kepala Seksi Pengaduan UPTD PPA Prov Kalsel, Naimah Fitriyanuarty.
Disebutkan Naimah, dari data tersebut paling banyak terjaru di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Meski begitu bukan berarti kabupaten lain tidak ada kasus, bisa saja kabupaten lain belum menginput data ke Simfoni PPA.
Diketahui hingga September 2024 di Banjarmasin ada 140 korban dengan jumlah 40 orang perempuan, 37 orang anak laki-laki, dan 56 orang anak perempuan.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















