KASUS Dugaan Penggelapan dan TPPU di PT KCE, Dua Tahun tak Tuntas Dipertanyakan

- Penulis

Jumat, 19 Juli 2024 - 01:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –  Kasus dugaan penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di PT Kalimantan Concrete Engineering (KCE), taktuntas higgga ke persidangan, dan kini masih ditangani penyidik Kepolsian.

Karena dinilai lamban oleh pelapor Yusti Yudiawati, sehingga ia mendatangi Dit Reskrimsus Polda Kalsel serta mempertanyakannya perkemangannya, Kamis (18/7/2024).

“Ya kedatangan saya ke Subdit 2 Dit Reskrimsus untuk menanyakan bagaimana kelanjutan dari perkara pidana yang saya laporkan sejak 13 Juli 2022,” ungkap Yustina Yudiawati yang juga pemegang saham di perusahaan tersebut.

Ia mendapat jawaban dari pihak penyidik, menunggu Petunjuk dan Arah (Jukrah) dari Mabes Polri setelah gelar perkara yang dilakukan 3 April 2024.

“Kerugian perusahaan setelah dilakukan audit investigasi dari kepolisian lebih dari Rp 17 Miliar. Belum lagi tindak pidana penggelapan dalam jabatan, seperti menghilangkan omset perusahaan,” ujarnya ketika ditemui wartawan.

Hingga sekarang kasus masih bolak balik P19, padahal katanya mereka ini sudah tersangka.

“Saya sempat ke Bareskrim karena, penyidik menyatakan perkara ini menunggu inkrahnya putusan perdata, sementara proses ini lama sekali,” jelasnya.

Baca Juga :   PEMKO BANJARMASIN Luncurkan Super Apps Pintar v3.0.0

Lebih lanjut Yusti katakan, pihaknya sudah menyampaikan bahwa perkara perdata itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan perkara pidana yang dilaporkan.

“Alasan menunggu kasus perdata itu selesai, kami rasa hanya sebagai alasan lawyer dari terlapor saja.
Mereka, ARP dan IY ini tersangka dan masih berkeliaran bebas, padahal mereka sangat jelas tersangka dengan ancaman hukuman yang besar, seharusnya bisa ditahan.

Saya berharap kasus ini bisa cepat ditangani serta tuntas,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, laporan kakak terhadap adik kandung dan suaminya ini diduga karena menggelapkan dana perusahaan, dengan mendirikan perusahaan baru yang sama bergerak di bidang konstruksi memproduksi beton tiang pancang menggunakan modal PT KCE.

Mereka membeli tanah dengan cek perusahaan dan mendirikan pabrik, bahkan pabriknya masih beroperasi. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan
TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
AKLAMASI, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:23

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:47

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga

Sabtu, 25 April 2026 - 22:37

GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela

Sabtu, 25 April 2026 - 19:50

PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh

Sabtu, 25 April 2026 - 18:04

PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Berita Terbaru

Headline

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:23

Nasional

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Minggu, 26 Apr 2026 - 00:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca