KARANTINA Kalsel Sertifikasi 64,5 Ton Jeruk Lokal Batola

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas karantina memeriksa fisik jeruk lokal asal Kabupaten Barito Kuala sebelum dikirim ke Sulawesi Selatan, di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Foto: ANTARA/HO-Karantina Kalsel)

Petugas karantina memeriksa fisik jeruk lokal asal Kabupaten Barito Kuala sebelum dikirim ke Sulawesi Selatan, di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Foto: ANTARA/HO-Karantina Kalsel)

SuarIndonesia — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mensertifikasi sebanyak 64,5 ton jeruk lokal asal Kabupaten Barito Kuala (Batola) dikirim ke Makassar dan Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabuke, di Banjarmasin, Kamis (12/6/2025), mengatakan dari total 64,5 ton jeruk itu terdiri atas periode Mei tujuh kali pengiriman sebanyak 38,8 ton, dan pada awal hingga pertengahan Juni terdapat empat kali pengiriman sebanyak 25,7 ton.

“Pengiriman terakhir itu ada sekitar 15 ton. Petugas karantina Satuan Pelayanan Pelabuhan Batulicin melakukan serangkaian tindakan pemeriksaan sesuai prosedur untuk melalulintaskan tumbuhan dan produknya melalui tempat pemasukan/pengeluaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Erwin, dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Dia menyebutkan proses pemeriksaan meliputi pengecekan kelengkapan dokumen dan fisik untuk memastikan kesesuaian jenis dan jumlah, kemudian kesehatannya untuk melihat ada atau tidak tanda-tanda serangan organisme pengganggu tumbuhan/organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPT/OPTK) pada buah jeruk.

“Saat ini di Kabupaten Barito Kuala tengah memasuki masa panen jeruk, sehingga ketersediaan buahnya cukup melimpah. Petani dan pelaku usaha memanfaatkan momentum tersebut untuk mendistribusikan ke berbagai daerah di luar Kalimantan, salah satunya Sulawesi,” ujar Erwin.

Baca Juga :   WASPADAI! Potensi Gelombang Tinggi

Hasil pemeriksaan petugas, kata dia lagi, buah jeruk yang dikirim dinyatakan aman dan layak untuk dilalulintaskan, sehingga karantina menerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3) sebagai jaminan bahwa komoditas telah diperiksa oleh karantina.

Erwin menuturkan, tanaman jeruk merupakan salah satu komoditas hortikultura yang cukup populer di Indonesia, namun rentan terhadap serangan hama dan penyakit (OPT/OPTK). Sehingga untuk mencegah risiko penyebarannya, setiap pengiriman buah jeruk wajib melalui prosedur tindakan karantina terlebih dahulu.

Ia menekankan bahwa langkah ini sebagai upaya karantina melakukan tugas dan fungsinya dalam hal pengawasan dan atau pengendalian terhadap keamanan pangan dan mutu pangan.

“Dengan langkah pengawasan yang ketat, kualitas dan keamanan komoditas asal Kalsel dapat terjaga dan diterima dengan baik di pasar dalam negeri maupun mancanegara,” tutur Erwin menegaskan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca