KAPOLDA KALSEL : Perbanyak ‘Kampung Tangguh di Zona Merah’ dan Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2020 - 02:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel), Irjen Polisi Dr Nico Afinta SIK SH MH, minta agar di daerah ini perbanyak ‘kampung tangguh di zona merah’.

Dan pula harus tegakkan disiplin protokol kesehatan.“Selain meningkatkan penegakkan disiplin, imbauan juga harus gencar di tempat-tempat keramaian dengan satu tujuan percepatan penanganan Covid-19,” katanya.

Itu dipaparkan kapolda ketika Rakor (Rapat Koordinasi) dengan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan lainnya di Ruang Rupatama Mapolda Kalsel, Jumat (5/6).

Turut hadir Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin, Kabinda Kalsel, Brigjen Pol Winarto, Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Sandharianto, Danlanud Syamsudin Noor, Kolonel Penerbang Muhammad Taufiq Arasj dan Dandim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Anggara Sitompul.

Selanjutnya dikatakan, pendirian pos-pos biasnaya  dengan biaya dan dana kas atau kumpulan warga bersama-sama secara gotong royong, yang terlibat TNI-Polri.

Dengan ‘Kampung Tanguh’ bila ada warga yang terdampak, mereka saling membantu menyumbang berupa dana atau sembako sendiri.

Kemudian bila ada yang positif, karantina mandiri mereka juga memberikan suport.

Lainnya warga juga memberlakukan tamu yang masuk daerahnya untuk periksa termogun, wajib kenakan masker dan lainnya berkaitan protokol kesehatan

Diketahui, untuk di Banjarmasin sudah ada lima yang dibuat jajaran Polresta Banjarmasin yakni di Polsek Banjarmasin Timur meliputi Kelurahan Banua Anyar dan Pemurus Luar.

Polsek Banjarmasin Utara meliputi Kelurahan Sungai Andai dan Surgi Mufti. Kemudian Polsek Banjarmasin Selatan di Kelurahan Basirih Selatan.

Sementara Polsek lainnya melalui Bhabinkamtibmas dan Kapolsek sudah di perintahkan untuk segera membentuk kampung ‘kampung tangguh’ bebas covid.

Sisi lain kapolda menjelaskan agar dilakukan pertambahan jumlah alat uji SWAB/PCR serta menambah kapasitas tempat karantina untuk mengantisipasi pertambahan jumlah pasien.

Baca Juga :   WARGA NIKMATI Sajian Makanan Sehat, Disediakan Polsekta Banjarmasin Tengah

Sedangkan Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin agar melakukan tracking dan tracing secara massive guna mencepat pemutusan mata rantai Covid-19.

Dia menginginkan ada penyiapan karantina khusus dengan mengoptimalkan satu tempat area, menyiapkan 8 rumah sakit rujukan dengan kapasitas 1400 TT.

Serta usahakan setiap RSUD di Kabupaten/kota dapat menjadi RS rujukan Covid-19.

Disebut pula, akan menambah alat uji diagnosa PCR untuk mempercepat hasil uji Swab.

“Hal lain membentuk tim komunikasi informasi dan edukasi di empat kota yang melaksanakan PSBB, serta memberikan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid, yang disediakan untuk tiga bulan kedepan,” ujar Wahyudin.

Sementara gubernur menghimbau seluruh pihak bersama-sama lebih intens dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Sebab dengan kerjasama antar semua dalam sosialisasikan disiplin protokol kesehatan diharapkan dapat mencegah penyebaran virus tersebut khususnya ‘di Bumi Lambung Mangkurat’.

Gubernur juga mengimbau kepada Tim Gugus Tugas agar memberikan informasi yang benar dan jelas kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan berita Hoax yang ada.

“Kepada seluruh Tim Gugus Tugas Kabupaten/kota agar menyampaikan permasalahan apa yang terjadi di daerah kepada Gugus Tugas Provinsi,” ucap gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Disela rakor, juga  penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) secara simbolis oleh gubernur kepada Polda Kalsel yakni 500 Pcs rapid test).

Kemudian ke Korem 101/Antasari, 100 pcs rapid test), Pemko 870 APD dan 800 pcs rapid test).(ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Rabu, 22 April 2026 - 17:44

DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile

Selasa, 21 April 2026 - 21:37

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 April 2026 - 15:17

HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 23:12

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Berita Terbaru

Nasional

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Minggu, 26 Apr 2026 - 00:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca