SuarIndonesia -Orasi kampanye Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto, tetap memegang prinsip kuat mengabdi kepada bangsa tanpa harus menjatuhkan lawan politik pada kontestan pemilihan presiden.
Kemudian pula para pemimpin sebagai teladan harus bersatu demi kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.
“Ing Ngarso Sung Tulodo, menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan tauladan bagi orang-orang di sekitarnya,” kata Prabowo dalam orasi kampanye pemilihan umum di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (20/1/2024).
Prabowo menuturkan sebagai pemimpin ataupun calon pemimpin bangsa, tidak boleh saling menjatuhkan satu sama lain meskipun berasal dari kelompok yang berbeda.
“Boleh saja kita bersaing, tetapi bersaing untuk kebaikan dan tetap bersahabat meskipun berbeda pandangan,” ujar Prabowo,
Prabowo tiba di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru sekitar pukul 15.30 Wita untuk melanjutkan lawatan kampanye pemilu usai melaksanakan kampanye di Pontianak, Kalimantan Barat, pada hari yang sama.
Prabowo disambut Tim Kampanye Daerah (TKD) Kalimantan Selatan beserta ribuan pendukung dan simpatisan yang sudah menunggu sejak pagi hari.
Di tengah orasi kampanye, Prabowo yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan itu, melontarkan candaannya terkait pihak yang memberikan penilaian 11 dari 100 selama dia menduduki kursi Menhan.
“Saya sangat sedih diberikan nilai 11 saudara-saudara,” katanya.
Prabowo menekankan dia tetap memegang prinsip kuat mengabdi kepada bangsa tanpa harus menjatuhkan lawan politik pada kontestan pemilihan presiden.
“Saya sudah berulang kali bersaing di pilpres, tetapi saya selalu legowo menerima apapun hasilnya, asalkan itu keputusan dan keinginan rakyat,” ujarnya lagi.
Hal lain,. Prabowo Subianto mengatakan Sumber Daya Alam (SDA) yang diolah di Indonesia tidak boleh dijual dengan harga yang murah ke luar negeri.
“Pabrik pengelola sumber daya alam harus ada dan merata di Indonesia, agar hasilnya dapat dijual dengan harga yang tinggi ke luar negeri,” kata Prabowo.
Prabowo menekankan dominasi pabrik pengelola SDA di dalam negeri dibanding luar negeri, hal itu memberikan dampak positif meningkatkan lapangan kerja bagi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
“Pekerja tidak boleh mendapatkan upah yang murah, pekerja harus menerima upah yang layak,” ujarnya dikutip SuarIndonesia.com dari Antara.
Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin melihat Indonesia menjadi negara kacung, tidak ingin kekayaan Indonesia mengalir lancar hanya untuk keuntungan orang asing.
Di hadapan ribuan pendukung dan simpatisan, Prabowo menekan Indonesia harus menjadi tuan untuk mengelola SDA di tanah air sendiri.
Karena itu, dengan kekuatan dan kepercayaan dari masyarakat, dia yakin mampu mengentaskan kemiskinan jika terpilih di pemilihan presiden 2024.
Pada hari ke-54 kampanye, Capres Prabowo berkunjung ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan, sedangkan Cawapres Gibran Rakabuming Raka hanya menjalankan agenda internal. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















