Jembatan Alalak II Mulai Ditutup 10 Hari ke Depan

- Penulis

Jumat, 1 Februari 2019 - 22:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jembatan Alalak II

Foto: Jembatan Alalak II

Suarindonesia – Menyusul kebijakan penutupan akses ke Jembatan Sungai Alalak II yang berada di kawasan Pasar Induk Handil Bakti, Jumat (1/2/2019), yang direncanakan 10 hari karena ada perbaikan, ternyata memicu kemacetan di ruas Jalan Trans Kalimantan.

Jalur alternatif yang menghubungkan Handil Bakti dengan Jalan Tembus Perumnas Kayutangi Ujung itu ditutup, sehubungan untuk dilakukan perbaikan oprit dan penguatan rangka baja jembatan.

Malah penutupan akses jalan itu sempat tertunda. Namun mulai Jumat (1/2) ke depan selama 10 hari resmi ditutup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Batola setelah dilakukan koordinasi dengan Polres Batola dan Polresta Banjarmasin.

Meski demikian, dari pantauan wartawan Jumat (1/2/2019), sore, dampak penutupan akses menuju ke Jembatan Sungai Alalak II, membuat arus lalu lintas terlihat menumpuk baik di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi Ujung, maupun di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Batola macet dan mengular.

Padahal sesuai skedul, Dinas PUPR Batola berencana menutup hingga 10 Februari 2019 nanti. Karena selain ada pekerjaan teknis yang ditangani pekerja teknis Dinas PUPR Batola, dengan peninggian oprit jembatan, pengencangan baut jembatan serta lainnya.

Dengan penutupan tersebut Nantinya, Jembatan Sungai Allak II yang menjadi pusat arah Handil Bakti ke Banjarmasin, melewati Jalan Tembus Perumnas, ketika pada 24 Februari 2019 nanti, Jembatan Sungai Alalak di samping RSUD Moch Ansari Saleh itu ditutup total selama dua tahun.

Selain antrean panjang mengular ada sekitar setengah kilometer, terjadi penumpukan kendaraan bermotor dari Jembatan Sungai Alalak hingga depan Terminal Handil Bakti. Terpaksa, kendaraan bermotor melambat. Mereka menunggu antrean untuk bisa melintas di Jembatan Sungai Alalak.

Baca Juga :   WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol

Kapolsek Berangas Abdullah Akhsanun Ni’am mengakui penutupan total arus lalu lintas menuju ke Jembatan Sungai Alalak II berlangsung selama 10 hari.

“Jadi, kami mengalihkan jalur lalu lintas angkutan roda enam melalui Jalan Lingkar Utara (Jalan Gubernur Syarkawi). Jika tidak dilakukan, pasti akan terjadi kemacetan parah di ruas Jalan Trans Kalimantan,” kata Kapolsek Berangas AA Ni’am ini kepada awak media,Jumat (1/2/2019).

Sementara itu, Agustina, warga Komplek Griya Permata Handil Bakti mengaku tak habis pikir jika nantinya akses utama di Jembatan Sungai Alalak ditutup total selama dua tahun. “Saat arus lalu lintas ditutup di Jembatan Sungai Alalak II, antrean kendaraan sudah mengular, dan baru bisa menerobos lebih dari satu jam,” katanya.

Menurut dia, dirinya sehari-hari melewati Jalan Trans Kalimantan untuk ke Banjarmasin. Dengan menggunakan motor saja sulit menemus apalagi pakai mobil. Karena itu diharapkan ada Jembatan Darurat untuk warga.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18