JELANG IDULADHA, Satgas Pangan Polri Pastikan Stok Telur dan Cabai Aman

- Penulis

Selasa, 20 Juni 2023 - 23:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMBES NURUL AZIZAH, Kabagpenum Div Humas Polri.

KOMBES NURUL AZIZAH, Kabagpenum Div Humas Polri.

SuarIndonesia – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri melakukan pemantauan di pasar jelang Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah. Kegiatan dilakukan untuk memastikan harga pangan telur dan juga cabai.

“Upaya Satgas Pangan melakukan operasi pasar untuk memantau ketersediaan cabai dan telur, serta melakukan pemantauan di beberapa sentra produksi peternakan telur ayam,” kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Selasa (20/6/2023).

“Seperti di Kabupaten Blitar harga di level peternak sebesar Rp25.500 hingga Rp26.000 per kilogram,” sambungnya.

Meski begitu, Nurul memastikan untuk stok ketersediaan lainnya saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi Iduladha nanti.

Nurul menyebut, saat ini untuk harga telur ayam dipengaruhi dengan biaya produksi dan operasional dari peternak telur ayam. Sedangkan, cabai merah di beberapa daerah telah melewati masa panen raya.

“Harga rata-rata nasional cabai rawit di awal Juni 2023 sempat diharga Rp44.780/kg, di bawah harga acuan yakni Rp57.000/kg,” sebutnya.

“Untuk cabai merah keriting harga rata-rata nasional saat ini Rp39.037/kg dan masih di bawah harga acuan yakni Rp55.000/kg,” pungkasnya.

Penyebab Harga Telur di Pasaran Naik Tajam

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan, dari hasil penyelidikan sementara, harga telur naik tajam karena ada kelangkaan bahan baku pakan ternak. Peternak ayam menjadi kesulitan.

Baca Juga :   KALSEL JUARA Umum Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia 2024

“Penyebab meningkatnya harga telur ayam ras antara lain, adanya kelangkaan bahan baku pakan ternak tersebut menyebabkan harga pakan ayam yang tinggi hingga mencapai Rp 8.500 – Rp 8.700/kg,” kata Whisnu dalam keterangannya, Senin (22/5).

Dia menjelaskan, komposisi bahan baku pakan ternak terdiri dari jagung, konsentrat, dan dedak bekatul alami. Nah, kelangkaan terjadi pada bahan baku jagung. Produksi jagung dalam negeri belum mencukupi dan masih tergantung dengan impor.

“Tingginya harga pakan merupakan refleksi dari harga bahan baku pakan, sehingga menyebabkan tidak seluruh peternak ayam petelur dapat membeli pakan ternak. Sebagian peternak ayam petelur memilih untuk tutup dan peternak ayam petelur yang sanggup membeli pakan akan menaikan biaya produksinya,” katanya.

Faktor lain penyebab naiknya harga telur karena biaya transportasi atau angkutan.

“Karena beberapa daerah belum bisa mencukupi kebutuhan Telur Ayam ras di daerahnya sehingga masih supply membutuhkan dari daerah lain. Tingginya permintaan kebutuhan masyarakat,” kata dia. (*/UT)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEMARAK TVRI Selenggarakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Melibatkan UKM
PEMPROV KALSEL Memetakan Aset Wisata, Terutama di Bawah Jembatan Barito
PESONA TAMBUN BUNGAI 2026 Kembangkan Ekonomi Produk Lokal
BANK KALSEL Akan Launching Bank Devisa 17 Juni 2026, Targetkan Dorong Ekonomi Banua Tumbuh 8,1
BANK KALSEL Gandeng Setwan Kalsel dan Press Room Sembelih 2 Ekor Sapi Kurban
DORONG Kemandirian Ekonomi UMKM, UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Gerobak Usaha
SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
SAMSUL RIZAL Dukung Digitalisasi Pelayanan Perbankan Melalui SBS Bank Kalsel
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:13

TUJUH PELAKU NARKOBA Diciduk Polsek KPL Banjarmasin, Sita 24 Paket Sabu dan 40 Butir Eksatasi

Senin, 1 Juni 2026 - 21:50

“KASUS BERDARAH” di Bumi Basirih Banjarmasin, Ayah Dua Anak Tewas

Senin, 1 Juni 2026 - 21:25

KOTABARU: Marak Perjudian Libatkan Anak

Senin, 1 Juni 2026 - 20:48

CEGAH PRAKTIK ILEGAL, Timwas DPR Usul Bentuk Lembaga Khusus

Senin, 1 Juni 2026 - 20:32

PANCASILA jadi Pegangan Indonesia Hadapi Konflik Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 20:27

PRESIDEN PRABOWO: Pancasila jadi Dasar Pembangunan Ekonomi Adil dan Sejahtera

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:56

KAWANAN “ABH” Diduga Terlibat Pengeroyok Kai Fauzi Diamankan Polresta Banjarmasin

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:18

SEMARAK TVRI Selenggarakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Melibatkan UKM

Berita Terbaru


Praktik Perjudian di Kotabaru. (Foto: Istimewa)

Hukum

KOTABARU: Marak Perjudian Libatkan Anak

Senin, 1 Jun 2026 - 21:25

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca