BANK KALSEL Akan Launching Bank Devisa 17 Juni 2026, Targetkan Dorong Ekonomi Banua Tumbuh 8,1

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bank Kalsel terus memperkuat perannya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan memperluas cakupan layanan perbankan.

Salah satu langkah strategis yang segera diwujudkan yakni peluncuran operasional Bank Devisa pada 17 Juni 2026 mendatang.

Kehadiran Bank Devisa diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan hingga mencapai target 8,1 persen.

Sebagai informasi, Bank Devisa merupakan bank yang memiliki izin resmi untuk melakukan transaksi perbankan dalam mata uang asing. Layanan tersebut meliputi transfer uang ke luar negeri, penerbitan Letter of Credit (L/C), hingga layanan penukaran valuta asing.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rencana launching Bank Devisa tersebut di sela kegiatan prosesi penyembelihan dua ekor sapi kurban bantuan Bank Kalsel di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (28/5/2026).

Menurut Fachrudin, rencana pengembangan Bank Devisa akhirnya dapat direalisasikan setelah Bank Kalsel resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025 lalu.

“Untuk izin operasionalnya sudah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan terbitnya izin tersebut, Bank Kalsel siap melaksanakan launching operasional Bank Devisa pada pertengahan Juni mendatang.

“Insyaallah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, kita launching operasional Bank Devisa,” katanya.

Baca Juga :   BANTUAN Pusat Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Dalam peluncuran nanti, Bank Kalsel juga akan menggelar simulasi layanan Bank Devisa dengan mengundang media massa agar masyarakat dapat memahami mekanisme dan manfaat layanan tersebut.

Fachrudin optimistis kehadiran Bank Devisa akan membuka peluang lebih besar bagi Kalimantan Selatan yang kaya sumber daya alam (SDA), khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif.

Menurutnya, potensi pembiayaan yang dimiliki Bank Kalsel nantinya dapat disalurkan melalui kredit kepada koperasi dan pelaku UMKM guna memperkuat perekonomian daerah.

“Mudah-mudahan potensi daerah yang kita miliki bisa dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banua. Target 8,1 persen, mudah-mudahan ini sejalan dengan visi misi pak gubernur,” tutupnya.(ADV/SU)

BANK DEVISA – Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin memberi keterangan rencana launching Bank Devisa. (Foto: DokHumasDPRDKalsel)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah
KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki
DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027
25 MEREK Beras Fortifikasi tidak Sesuai Standar Dihentikan Produksi dan Ditarik
IZIN 26 Perusahaan Dibekukan Terkait Karhutla
KOORDINASI ke Kemendagri, Banggar DPRD Kalsel Pastikan Penguatan APBD 2027
DISOROT DPRD Balangan Penurunan Pendapatan dalam RAPBD 2027
KONSUMSI dan Penimbunan BBM Sebabkan Antrean

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:43

KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:42

PERAIRAN KALTENG: Waspada! Angin Kencang-Gelombang Tinggi

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca