JARING Laba-laba Terbesar Dunia di Gua Horor, Dihuni 111.000 Laba-laba

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 23:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Marek Audy via Vice)

(Foto: Marek Audy via Vice)

SuarIndonesia — Ilmuwan menemukan jaring laba-laba istimewa, kemungkinan merupakan yang terbesar di dunia. Jaring tersebut sudah seperti sebuah kota kecil, karena menampung banyak ‘penduduk’.

Menariknya lagi, jaring ini ditemukan di tempat yang cukup menakutkan. Di dalam ruang bawah tanah bernama Gua Sulfur, di sepanjang perbatasan Albania dan Yunani, lebih dari 111 ribu laba-laba berbagi satu jaring yang saling terhubung seluas sekitar 106 meter persegi.

Mengutip dari detikinet, penemuan yang dipublikasikan di Subterranean Biology ini mendokumentasikan sebuah koloni besar yang hidup dalam kegelapan total, di dalam gua horor yang dipenuhi hidrogen sulfida. Para peneliti menghitung ada sekitar 69 ribu Tegenaria domestica, laba-laba rumah yang sama dengan yang biasa berkeliaran di ruang bawah tanah, dan 42 ribu jenis laba-laba Prinerigone vagan. Bersama-sama, mereka telah membangun jaringan sutra hidup yang luas yang mengikat seluruh koloni.

“Alam masih menyimpan banyak kejutan bagi kita,” ujar István Urák, seorang ahli biologi di Sapientia Hungarian University of Transylvania, dikutip dari Live Science.

Ia bahkan menggambarkan pertemuan pertama dengan jaring laba-laba tersebut sebagai momen kekaguman dan rasa syukur.

Laba-laba membangun koloni mereka dalam ekosistem kimia yang tidak bergantung pada sinar Matahari. Aliran belerang memberi makan bakteri yang menghasilkan lapisan putih pada dinding gua. Agas atau serangga kecil bersayap mirip nyamuk, memakan lapisan tersebut, dan laba-laba memakan agas tersebut. Setiap tingkat bertahan hidup berkat tingkat di bawahnya, sebuah rantai makanan yang sesungguhnya dari kotoran.

Baca Juga :   PENGGUNA X Diminta Daftar Ulang 2FA atau Akun Dikunci
(Foto: Marek Audy via Vice)

Yang membuat koloni ini luar biasa bukan hanya ukurannya, tetapi juga ‘kesopanannya’. Kedua spesies ini biasanya tidak hidup berdampingan secara damai, tetapi para peneliti berpendapat bahwa kondisi gua yang gelap gulita telah mengubah perilaku mereka. Dengan penglihatan dan agresi yang berkurang, mereka lebih memilih bekerja sama ketimbang bersaing.

Pengujian DNA menunjukkan bahwa laba-laba Gua Sulfur memiliki mikrobioma yang berbeda dibandingkan dengan kerabat mereka yang hidup di atas tanah, dengan lebih sedikit spesies bakteri di usus mereka. Adaptasi ini menunjukkan bahwa mereka telah berevolusi untuk hidup dengan pola makan yang kaya sulfur.

Tim peneliti yakin koloni tersebut layak dilindungi, meskipun hal itu bisa menjadi rumit karena gua tersebut terletak di antara dua negara. “Penemuan tak terduga masih bisa terjadi. Beberapa spesies menunjukkan plastisitas genetik yang luar biasa dalam kondisi ekstrem,” kata Urák.

Seratus ribu laba-laba yang berbagi satu atap mungkin terdengar seperti latar film horor, tetapi dari perspektif sains, sebenarnya itu adalah kehidupan komunal yang menakjubkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOMDIGI Larang Anak di Bawah 16 Tahun Miliki Akun Medsos
BANK INDONESIA “Kick-Off” Festival ANTASARI 2026, Targetkan Kalsel jadi Pusat Ekonomi Digital
KEMKOMDIGI Siapkan Registrasi SIM Biometrik
SEORANG SISWI SMA di Banjar Diancam- Diperas Modus Konten Asusila di Instagram, Pelaku Diburu Ditreskrimsus Polda Kalsel
ANUGERAH KETERBUKAAN Informasi 2025, Pemprov Kalsel Tegaskan Komitmen Transparansi
DISLUTKAN KALSEL Raih Penghargaan Kategori Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025
BALANGAN Kembali Raih Predikat Kabupaten Terinovatif IGA 2025 dengan IID Tertinggi Nasional
DISKOMINFO Kalsel Dorong Pemenuhan Data Dukung SPBE 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca