JANDA Abu Bakr al-Baghdadi Ungkap Kehidupan Pribadi Pemimpin ISIS

- Penulis

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umm Hudaifa adalah istri pertama dari pemimpin Negara Islam Irak Suriah (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi. [BBC World]

Umm Hudaifa adalah istri pertama dari pemimpin Negara Islam Irak Suriah (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi. [BBC World]

SuarIndonesia — Umm Hudaifa adalah istri pertama dari pemimpin Negara Islam Irak Suriah (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi menyampaikan kehidupan Al Baghdadi. Beberapa hal diungkapkan oleh Umm Hudaifa.

Dikutip detikNews dari BBC Indonesia, Selasa (11/6/2024), Umm menikah saat al-Baghdadi menjadi orang nomor satu dalam pemerintahan ISIS selama tindakan brutal kelompok ini di sebagian besar wilayah Suriah dan Irak.

Umm Hudaifa saat ini ditahan di penjara Irak selama proses penyelidikan terkait dugaan keterlibatannya atas kejahatan terorisme.

Dan pada salah satu kesempatan, dia mengirimkan seorang pengawalnya ke rumah untuk menjemput dua anaknya yang masih kecil.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa mereka akan melakukan perjalanan untuk mengajak anak-anaknya belajar berenang,” kata Umm Hudaifa.

Di rumahnya ada televisi yang biasa dia tonton secara sembunyi-sembunyi.

“Saya biasa menyalakannya saat dia tidak ada di rumah,” katanya, seraya menambahkan keinginannya menonton televisi itu tidak berhasil.

Umm Hudaifa mengatakan, dia terputus dari dunia luar karena suaminya tidak mengizinkannya menonton televisi atau menggunakan teknologi lain, seperti telepon seluler, sejak 2007.

Beberapa hari setelah pengawalnya membawa anak-anaknya, dia mengaku dapat menyalakan televisi dan mendapat “kejutan besar”.

Menganggap Diri Korban
Selama percakapan, Umm Hudaifa menggambarkan dirinya sebagai korban yang mencoba melarikan diri dari suaminya dan menyangkal bahwa dia terlibat dalam aktivitas brutal ISIS.

Pengakuannya ini sangat bertolak belakang dengan apa yang diungkapkan dalam gugatan di pengadilan yang diajukan oleh sejumlah perempuan kelompok Yazidi yang diculik dan diperkosa oleh anggota ISIS.

Para perempuan Yazidi ini menuduh Umm Hudaifa terlibat dalam kasus perbudakan seksual terhadap para perempuan muda yang diculik.

Bertahun-tahun setelah pembebasannya, Umm Hudaifa mengklaim suaminya telah berubah: “Dia menjadi gampang marah dan mudah sekali emosi.”

Sejumlah orang yang mengenal sosok al-Baghdadi mengatakan bahwa dia pernah terlibat dengan al-Qaeda sebelum berada di Bucca, namun baginya, hal itu menandai titik balik setelah dia menjadi semakin ekstrem.

“Al-Baghdadi mulai terjerat masalah psikologis,” kata Umm Hudaifa. Ketika sang istri bertanya mengapa, al-Baghdadi berujar kepadanya bahwa “dia dihadapkan sesuatu yang kamu tak akan mengerti”.

Umm Hudaifa meyakini bahwa meskipun dia tidak secara eksplisit mengatakannya, “selama penahanannya al-Baghdadi menjadi sasaran penyiksaan seksual”.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Umm Hudaifa bilang dia mulai bertanya-tanya apakah suaminya anggota kelompok militan.

“Saya biasa menggeledah pakaiannya saat dia pulang ke rumah, saat dia mandi, atau saat dia hendak tidur.

“Saya bahkan mencari luka memar atau luka di tubuhnya Saya bingung,” katanya, tetapi dia tidak menemukan apa pun.

“Saat itu aku memberitahunya, Kamu tersesat hal itu membuatnya marah besar.”

“Kami pindah ke pedesaan Idlib di Suriah pada Januari 2012, dan di sana menjadi jelas bagi saya bahwa dialah emir [pemimpin],” kata Umm Hudaifa.

Negara Islam Irak adalah salah satu kelompok yang kemudian bergabung untuk membentuk kelompok Negara Islam yang lebih luas yang mendeklarasikan kekhalifahan sebuah negara Islam yang diatur berdasarkan Syariah oleh seseorang yang dianggap sebagai wakil Tuhan di Bumi dua tahun kemudian.

Saat itu, katanya, dia mulai mengenakan pakaian ala orang Afghanistan, menumbuhkan janggut, dan membawa pistol.

Ketika situasi keamanan memburuk di barat laut Suriah selama perang saudara di negara itu, mereka pindah ke wilayah timur menuju kota Raqqa, yang kemudian dianggap sebagai ibu kota de facto “kekhalifahan” ISIS.

Di sinilah Ummu Hudaifa tinggal ketika dia melihat suaminya di televisi.

Lihat Video Kekerasan
Umm mengaku saat itu dia tidak bisa melihat video atau foto yang menggambarkan kekerasan.

Namun dia dapat menggambarkan kekejaman tersebut sebagai “sangat mengejutkan, tidak manusiawi” dan menyebut “tindakan kekerasan itu melanggar batas kemanusiaan”.

Ummu Hudaifa mengaku dia sempat menentang suaminya perihal “darah orang-orang yang tidak bersalah” di tangannya dan mengatakan kepadanya bahwa “menurut hukum Islam ada hal-hal lain yang bisa dilakukan, misalnya membimbing mereka agar bertobat”.

Dia menggambarkan bagaimana suaminya berkomunikasi dengan para pemimpin ISIS melalui laptopnya.

Al-Baghdadi menyimpan komputernya terkunci di dalam tas kerja.

“Saya mencoba membobolnya untuk mencari tahu apa yang terjadi,” katanya, “tetapi saya buta teknologi dan selalu terbentur kode sandi.”

Ummu Hudaifa berkata, dia mencoba melarikan diri, namun orang-orang bersenjata di pos pemeriksaan menolak membiarkannya lewat dan mengirimnya kembali ke rumah. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:49

BARITO PUTERA Gagal ke Super League

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:41

TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:46

AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:46

DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:38

EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng

Berita Terbaru

Tim bulu tangkis Korea Selatan berpose setelah menghempaskan tim China 3-1 di Uber Cup 2026. Negeri Ginseng membawa pulang trofi dari kesuksesan tim putrinya. (Foto: Badminton Korea Association)

Olahraga

KOREA SELATAN Juara Uber Cup 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:40

Headline

BARITO PUTERA Gagal ke Super League

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:49

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca