JADI BUKTI Keistimewaan Ta’aruf, Film ‘Ibnu-Silah’

- Penulis

Rabu, 5 Januari 2022 - 22:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Mencari pasangan hidup dengan cara ta’aruf belakangan ini sedang hits dan menjadi impian bagi sebagian kalangan wanita muda di Banjarmasin.

Di sisi lain, tak sedikit juga ada yang masih memandang sebelah mata cara mendapatkan jodoh dengan cara yang dianjurkan oleh agama Islam tersebut.

Namun di film yang berjudul ‘Ibnu-Silah’, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berani membuka keistimewaan dari ta’aruf tersebut untuk mencari pasangan hidup.

“Kami adalah model sepasang suami-istri yang dipertemukan melalui proses ta’aruf, dan berpacaran setelah menikah,” ungkapnya usai pemutaran film pendek berdurasi sekitar 26 menit tersebut, Rabu (5/1/2022).

Ia berharap film yang digarap oleh para sineas muda di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini bisa menjadi inspirasi bagi kawula muda dalam menjalani hidup.

 

JADI BUKTI Keistimewaan Ta'aruf, Film 'Ibnu-Silah' (2)

 

“Bahwa dengan proses ta’aruf pun pernikahan bisa bertahan hingga berjalan selama 19 tahun. Insya Allah atas doa buhan pian semua keluarga beserta keempat anak kami bisa terus bahagia sampai sekarang,” ungkapnya.

Kisah pertemuan Ibnu Sina dan sang istri Siti Wasilah difilmkan dan diputar di dua lokasi terpisah, yakni Kota Cinema Mall (KCM), dan Studio XXI di Duta Mall Banjarmasin, pada Rabu (5/1/2021).

Ibnu terlihat sangat bahagia setelah menonton langsung film yang mengisahkan perjalanan hidupnya saat bertemu dengan istri tercintanya tersebut.

Ia mengaku bangga dengan kreativitas anak muda banua yang sudah menuangkan sepenggal kisahnya dalam sebuah film pendek.

“Ini apresiasi bagi ruang budaya, sebuah kemajuan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin. Khususnya dalam bidang cinematography. Silakan semua berkreasi, meski di tengah pandemi kita harus tetap produktif,” lanjutnya

“Kemampuan mereka, termasuk aktor cukup memukau. Ini jadi kado ulang tahun saya. Dan jangan pernah berhenti untuk mengejar cita-cita,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai proses pembuatan film, Ibnu menjelaskan bahwa setidaknya memakan waktu satu minggu untuk proses syuting.

Baca Juga :

JUARA FILM Jalur Rempah Disabet Staf Humas Dinas Kominfotik

Namun, untuk pengumpulan data dan lain sebagainya, membutuhkan waktu produksi selama enam bulan.

“Sebetulnya ditayangkan pas hari ulang tahun. Tapi karena ada kesibukan, jadi ditunda ke hari ini. Untuk biayanya penggarapan film ini tidak besar. Sekitar sepuluh juta. Memakai dana pribadi,” tutupnya.

Film yang menjadi kado ulang tahun orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai ini mengisahkan awal mula pertemuan Ibnu Sina dengan Siti Wasilah.

Baca Juga :   BUKA LELANG Jabatan Dua Kadis di Pemko Banjarmasin

Di sana diceritakan pada tahun 1995, Ibnu Sina muda ditunjuk seorang dosen mengawasi praktik mahasiswa di laboratorium kesehatan, Fakultas Kedokteran di Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Di situ lah, Ibnu pertama kalinya tak sengaja bertemu dengan Siti Wasilah. Ketika keduanya sama-sama menoleh.

Namun, jauh sebelum itu terjadi, Ibnu sudah lebih dahulu mendengar nama perempuan yang kini menjadi pendampingnya itu.

Di sisi lain, Siti Wasilah yang dalam film tersebut memiliki sapaan Silah itu adalah seorang mahasiswi berprestasi.

Ia selalu meraih nilai sempurna ketika melaksanakan tugas di kampusnya. Yang tidak kalah penting, Silah juga sosok perempuan yang mandiri.

Bagaimana tidak, sembari menempuh pendidikan di perguruan tinggi, Silah bekerja sebagai penjual kue, dan kitab agama.

 

JADI BUKTI Keistimewaan Ta'aruf, Film 'Ibnu-Silah' (3)

 

Seakan memang sudah digariskan berjodoh, Silah biasa mengambil kue dagangan dan kitab agama yang bakal dijual, di rumah ustadz yang tak lain adalah guru agama Ibnu.

Seiring berjalannya waktu, di tahun 1999, Ibnu diketahui aktif mengisi ceramah agama. Baik di lingkungan kampus hingga tempat ibadah.

Di situ lah, sang guru agama Ibnu menilai, bahwa Ibnu sudah mapan. Dan sudah waktunya memiliki seorang pendamping. Sang ustadz juga bersedia mencarikan pendamping untuk Ibnu.

Singkat cerita, proses taaruf berlangsung. Ibnu tampak menyembunyikan kebahagiaannya ketika menerima biodata calon pendamping dari sang ustadz.

Bagaimana tidak, dalam biodata, tertulis nama Siti Wasilah. Dan Ibnu pun setuju agar proses ta’aruf dilanjutkan.

Namun, sungguh malang, gayung belum bersambut. Kepada sang ustadz, Silah mengaku belum siap untuk berkeluarga. Alasannya, karena masih ada cita-cita yang ingin dicapai.

Mulai dari menyelesaikan pendidikan, mengajar dan sebagainya.

Jawaban Silah itu disampaikan pula oleh sang ustadz kepada Ibnu. Dengan keteguhan dan keyakinannya, Ibnu rupanya bersedia menunggu hingga Silah betul-betul siap.

Hingga akhirnya, tepat di tahun 2002, Silah pun menerima pinangan Ibnu. Keduanya pun menikah, dan hingga kini keduanya diberkahi dengan empat anak laki-laki.

Film pun selesai, ditutup dengan cuplikan ucapan ulang tahun dari berbagai kalangan. Dari keluarga, warga, hingga kalangan pejabat Pemko Banjarmasin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa
MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara
DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba
PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina
POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan
PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:43

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa

Senin, 15 Juni 2026 - 21:35

MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara

Senin, 15 Juni 2026 - 21:25

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:57

PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:41

POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Berita Terbaru

Kalsel

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Jun 2026 - 21:25

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca