INVESTIGASI “Tongkang Maut”, Walhi Kalsel dan Dewan Mengingatkan

- Penulis

Senin, 24 April 2023 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Musibah dialami warga Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masalah ganti rugi belum tuntas pasca  kapal “tongkang maut” yang mempapas puluhan rumah.

Kapal tongkang pengangkut batubara tersebut belambung Rimau 3336 milik PT Rimau Bahtera Shiping dan MZB milik PT Batu Gunung Mulia (BGM) yang dioperasikan oleh PT Cakrawala Nusa Bahari.

Dari keterangan, Senin (24/4/2023) sementara menunggu kepastian ganti rugi, Tim Polda Kalsel, khususnya Dit Polairud, telah diturunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan investigasi soal penyebabnya.

Sisi lain, kejadian memilukan pada Sabtu (22/4/2022) itu juga disoroti dan diigatkan pihak Dewan dan Walhi Kalsel yakni soal evaluasi menyeluruh terhadap tongkang yang beroperasi maupun ganti rugi yang harus tuntas.

“Iya masih dalam penyelidikan atas peristiwa,” kata Direktur Polairud, Kombes Pol Takdir M melalui Kasi Intelair, Kompol Irwan.

Menurut Kompol Irwan, pihaknya masih melakukan investigas.”Pastinya akan dilakukan setelah selesai penjaringan informasi dari
masyarakat terdampak.

Nanti apa dilakukan proses hukum, pidana kelalaian apa pelayaran,” tambah tutur Kompol Irwan dikutip Antara

Menjadi prioritas adalah pendampingan terhadap masyarakat agar nanti mendapatkan hak yang semestinya dari pihak perusahaan.

Bahkan lanjutnya, pihak perusahaan dari Rimau dan BGM juga melakukan pengecekan ke rumahrumah warga, yang terdampak.

Dari kejadian diperkirakan membuat 38 rumah warga rusak, termasuk sekitar 50 buah sarana transportasi air.

Diketahui, dua buah tongkang ini yang sandar dekat perumahan warga itu pinggir anak Sungai Barito.

Dan dugaan akibat cuaca serua angin kencang, tali labuh jangkar terlepas hingga larut terbawa arus menghantam rumah warga.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa dengan Wajah Berdarah

Sebelumnya, Kepala Desa Kaladan, M Faleh menhatakan tongkang tersebut
sandar dan ditinggalkan oleh kapal pemandu atau tugboat.

Sementara itu DPRD Kalsel sesalkan atas kejadian, apalagi seperti  ucap Gt Abidinsyah sudah kesekian kalinya menimpa warga yang berada di pinggir sungai tersebut.

Sehingga perlu dicarikan solusinya agar tidak terulang kembali.”Perairan Sungai Barito antara wilayah Kabupaten Barito Kuala dan Tapin tergolong rawan kecelakaan lalu lintas angkutan sungai,” ucapnya.

Sedangkan Direktur Eksekutif WALHI (Wahana Lingkungan Hidup) Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono, turut mendesak agar pihak berwenang segera menutup jalur pelayaran kapal tongkang sepanjang ambang Sungai Barito di wilayah Kabupaten Tapin dan sekitarnya.

Ia seperti dikutip Bauuaterkini.com juga meminta agar perusahaan pemilik kapal tongkang bertanggung jawab secara moral dan hukum.

“Jika tidak ada pertanggungjawaban, para korban harus menggugat pemilik atau perusahaan dan Negara, karena dianggap gagal menjamin keamanan dan keselamatan warga negara,” tegasnya.

Bahkan ia menyindir pada pemilik tambang dan pengguna tongkang di wilayah tersebut untuk melakukan audit internal terhadap kapal-kapal
yang digunakan di jalur tersebut. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENHUB DESAK ASURANSI P&I Tunjuk Mitra Lokal Angkat Bangkai KM Virgo Transport 8
BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh
BASARNAS TUTUP OPERASI SAR KM Virgo, 53 Korban Masih Belum Ditemukan
UPDATE KORBAN JATUHNYA Heli Mi-17: 5 Selamat, 2 Meninggal, 1 Masih Dicari
DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”
AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas
DORONG Titian Jalan dan Wisata Kerbau Rawa, Ketua DPRD Kalsel Serap Aspirasi Warga Paminggir
DPRD Kalsel Bahas Perbaikan Jalan Banua Anam

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:47

TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 23:08

BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

Rabu, 4 November 2026 - 22:05

DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Rabu, 4 November 2026 - 21:54

AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:37

HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru