SuarIndonesia – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Wakajati Kalsel) Danang Suryo Wibowo SH,LLM menyampaikan Tahun Baru Islam bukan hanya momen untuk perayaan bersifat seremonial saja.
Akan tetapi juga saat yang tepat untuk merenung dan introspeksi diri.”Sebagai insan penegak hukum, yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keadilan dan ketertiban di masyarakat.
Jadikan momen ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan transparan,” katanya di kegiatan keagamaan dalam rangka Tahun Baru Islam 1446 H, di Aula Anjung Papadaan Kejati. Rabu (31/7/ 2024)
Pada kegiatan keagamaan diikuti para asisten dan koordinator serta seluruh pegawai dan tenaga pendukung Kejati Kalsel. Dalam kegiatan tersebutg bertindak sebagai penceramah Ustadz Maulana Al Kelayani.
Berfokus pada tema-tema keagamaan yang mengingatkan umat Islam untuk introspeksi diri dan meningkatkan amal ibadah.
Ustadz sampaikan, Tahun Baru Islam atau 1 Muharram menandai awal kalender Hijriyah, yang dimulai dengan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah.
Peristiwa hijrah terjadi pada tahun 622 M, ketika Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya pindah dari Mekah ke Madinah untuk menghindari penindasan dan untuk mendirikan komunitas Islam yang lebih aman dan berkembang.
“Peristiwa ini menjadi titik awal penanggalan kalender Hijriyah, dan Tahun Baru Islam adalah kesempatan untuk memperbarui komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih baik, mengikuti ajaran-ajaran Islam dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan,”ucapnya. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















