IMUNISASI ANAK, Ketua TP PKK Banjarmasin Ajak Seluruh Pihak Berkolaborasi

- Penulis

Selasa, 31 Mei 2022 - 00:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah bersama pengurus TP PKK Kota Banjarmasin melakukan kunjungan dalam rangka monitoring BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) di SD Negeri Gadang 2, Jalan Aes Nasution, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Senin (30/05/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Hj Siti Wasilah yang juga seorang Dokter menegaskan pentingnya imunisasi bagi anak usia 9 bulan hingga 12 tahun agar dapat mencegah berbagai penyakit, seperti TBC, Difteri, Pertusis, Tetanus, Campak, hingga Hepatitis yang sedang ramai diperbincangkan saat ini.

“Jadi yang namanya imunisasi itu kewajiban pemerintah untuk melindungi warganya, itu kan berarti hak warga, itu hak anak-anak kita, kenapa orang tua tidak mengijinkan? Berarti membiarkan anak berhadapan dengan penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi, penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi itu, TBC, Hepatitis, Difteri, Pertusis, Tetanus, dan Campak,” ujarnya.

Menanggapi kecemasan orang tua yang keberatan jika anaknya diimunisasi, Istri Walikota Banjarmasin tersebut menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

IMUNISASI ANAK, Ketua TP PKK Banjarmasin Ajak Seluruh Pihak Berkolaborasi -2

“Anak-anak kita semua ini memang membawa perlindungan sejak lahir, tapi yang namanya kuman, virus. Ketika kena, itu paparan buat badan kita, badan kita memiliki perlindungan kemudian. Nah anak-anak kita ini kita beri imunisasi supaya dia itu sudah kita papar badannya, lalu menghasilkan bahan-bahan untuk perlindungan itu, bisa kena lagi lah? Bisa, tapi tidak separah kalau tidak imunisasi,”. lanjutnya.

Baca Juga :

TP-PKK KOTA Banjarmasin Bantu Korban Kebakaran Alalak

Menurutnya, sebenarnya masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dikarenakan pemerintah tentunya dalam melaksanakan suatu program telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, seperti dengan adanya Tim KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) dalam program BIAN kali ini.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

“Yang namanya pemerintah bikin program wajib, semuanya lengkap, termasuk kalau ada kejadian apa-apa. Pemerintah itu ada yang namanya KIPI, tim untuk mengatasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi,” tambahnya.

IMUNISASI ANAK, Ketua TP PKK Banjarmasin Ajak Seluruh Pihak Berkolaborasi -3

Adapun guna memudahkan masyarakat dalam penanganan KIPI, pemerintah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin telah menyediakan hotline khusus. “Pak Walikota sudah bilang tadi malam, kita bikin hotline di Dinkes untuk penanganan KIPI, jadi kalau ada apa-apa hubungi hotline itu, tapi kemudian memang turun ke penanggung jawab-penanggung jawabnya,” ucapnya melanjutkan.

Ia berharap BIAN Tahun 2022 di Kota Banjarmasin dapat sukses dilaksanakan dengan kerjasama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat, ditambah lagi dengan adanya surat edaran dari Walikota Banjarmasin serta ketegasan dari pihak sekolah.

“Oleh karena itu ulun minta semua nih, pihak sekolah, kecamatan, kelurahan, sampai RT kita bergerak semuanya, ada kebijakan berupa edaran untuk menggerakan kita semua. Jadi harapan kami setelah edaran ini nanti sekolah gak perlu takut-takut, karena di dalam edaran itu ada informasi hotline, informasi hotline KIPI. Kemudian juga kita berharap melalui sekolah ini ada push juga ke anak-anak,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca