IKUT MENCARI Keluarga Korban Santri Tenggelam dari Tangerang

- Penulis

Minggu, 3 Januari 2021 - 15:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasca dikabarkan seorang santri dari Pondok Pesantren Al-Ikhsan yang tenggelam di Sungai Martapura, tim rescue gabungan masih melakukan proses pencarian korban, Sabtu (02/01/2021) petang.

Proses pencarian tersebut bahkan melibatkan kedua orangtua dari korban yang sengaja bertolak Ke Banjarmasin dari asal daerah Banten, Tangerang untuk mencari buah hati yang sampai saat ini belum ditemukan keberadaannya.

“Orang tuanya juga datang tadi pagi tadi ke lokasi, sempat juga ikut penyisiran sebanyak 2 kali, yakni pukul 10.00 dan pukul 14.00 bersama kami,” ucap Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad kepada awak media di posko pencarian, Sabtu (02/01/2021).

Dari pantauan awak media di lapangan, tim gabungan terdiri dari Dinas Sosial Provinsi Kalsel, BPBD Kota Banjarmasin, PMI Kota Banjarmasin serta gabungan emergency Kota Banjarmasin serta dibantu warga sekitar melakukan pencarian terhadap korban di hari kedua pasca dikabarkan tenggelam.

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmadi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pencarian lanjutan bersama tim relawan.

“Memasuki hari kedua, lebih dari 24 jam dengan metode pencarian setiap 6 jam, di bawah koordinasi BASARNAS Banjarmasin serta relawan gabungan, sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini kondisi arus bawah sungai yang deras serta luasnya permukaan Sungai Martapura, sehingga hal itu menjadi kendala bagi tim gabungan untuk melakukan pencarian maupun penyisiran.

Baca Juga :   POKDARWIS di Balangan Diberi Pelatihan dan Simulasi Rescue

“Dalam perhitungan jam memang harusnya sudah ditemukan, akan tetapi karena arus bawah sungai yang deras dan luasnya areal sungai Martapura ini, membuat keterlambatan untuk korban ini ditemukan,” jelasnya

Menurutnya, saat ini radius pencarian sudah mencapai kurang lebih 5 km. Namun ia mengaku jasad korban ini tidak sampai berlarut hingga sungai Barito.

Di samping itu, pihaknya menyatakan akan terus melakukan pencarian sampai waktu yang tidak ditentukan. “Kita akan terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan,” ujarnya.

Rencananya, jika korban ditemukan, pihaknya keluarga akan langsung membawa korban ke tempatnya di Tanggerang.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah seorang santri bernama Afrizal Ahmad Bhahari (15), dikabarkan tenggelam di Sungai Martapura di Jl Seberang Mesjid Banjarmasin Tengah, Jumat kemarin.

Korban nekat terjun ke Sungai Martapura dan dikabarkan tenggelam lantaran baru belajar berenang. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14