SuarIndonesia – Sebuah loncatan besar dilakukan Pemko Banjarmasin untuk menggenjot jumlah wisatawan yang berkunjung ke kota berjuluk seribu sungai.
Promosi dengan tujuan memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Bumi Kayuh Baimbaipun dilakukan.
Tak tanggung-tanggung, dalam promosi bertajuk Bussines Gathering yang dilaksanakan di Pulau Dewata tepatnya di Kabupaten Badung, Bali, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina langsung turun tangan, mempresentasikan berbagai destinasi yang ada di Kota Banjarmasin.
“Ini Calender of event yang akan kita launching. Di bulan Januari lalu sudah beberapa kegiatan termasuk rangkaian kegiatan festival kampung banjar. Ada 10 titik destinasi wisata kampung banjar dalam rangkaian memeriahkan HPN di Kota Banjarmasin,” ujarnya, Jumat (21/02).
Dalam presentasinya di hadapan pengurus ASITA Prov Bali, HPI, PHRI dan pelaku industri pariwisata, orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini menjelaskan, juga seluruh rangkaian kegiatan kepariwisataan dan destinasi wisata yang ada di Kota Banjarmasin hingga akhir Bulan Desember nanti.

Selain menjelaskan potensi wisata yang tidak ditemukan di lain di Indonesia. Ia juga menerangkan tentang posisi strategis Kota Banjarmasin sebagai penyangga ibukota negara dan pintu gerbang ekonomi pulau kalimantan serta penyangga ibukota negara ke depannya. “Kenapa begitu karena secara tradisonal akses barang dan jasa itu masuk ke Pulau Kalimantan melalui Kota Banjarmasin,” ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjutnya lagi, bila saat ini Presiden RI, Joko Widodo telah melauching 10 wisata yang ada di Indonesia sebagai Bali baru, maka dengan cukup beragamnya kegiatan kepariwisataan dan banyak destinasi yang dimiliki, maka Kota Banjarmasin siap menjadi Bali kesebelas.
Terlebih, bebernya, saat ini airport di provinsi berjuluk Bumi Lambung Mangkurat ini sudah berstatus sebagai bandara internasional, di mana saat ini tak hanya dapat secara langsung disinggahi penerbangan dosmestik, tetapi juga penerbangan internasional.
Ia berharap, dengan adanya promosi wisata langsung ke barometer pariwisata di Indonesia ini dapat meneguhkan dan mempertahankan destinasi wisata berbasis sungai di tahun-tahun yang akan datang.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, semakin meneguhkan posisi Kota Banjarmasin serta mempertahankan destinasi wisata berbasis sungai untuk Indonesia di tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya.
Wakil Ketua Assosiation Of The Indonesian Tours and Travels Agencies (ASITA) Bali, Tjok Bagus Wira Pemayun menyatakan, masyarakat Kota Banjarmasin tentu sangat bersyukur memiliki pemimpin seperti Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Pasalnya, jelasnya, H Ibnu Sina memiliki visi yang luar biasa dalam mengembangkan kepariwisataan kotanya. “Kita paham, sebetulnya pariwisata itu merupakan sektor unggulan yang akan mampu memberikan multipliee efek kepada warga,” katanya.
Dan ia juga mengajak travel agent Banjarmasin agar berhadir pada Bali Beyond Travel Fair (BBTF) di Juni 2020 mendatang. Kegiatan tersebut akan diikuti 150 travel agent dari seluruh dunia. Tujuan kegiatan tahunan itu untuk saling bertukar informasi dan promosi destinasi wisata unggulan.
Sekda Kota Banjarmasin, H Hamli Kursani dalam kesempatan itu juga menyatakan niatnya, untuk mengundang para pengusaha kepariwisataan Bali tersebut untuk berkunjung dan melihat berragam destinasi wisata yang dimiliki Kota Banjamasin.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















