HEBOH di Lokasi Perkebunan Karet, Diduga Pekerja “Diculik” ?

- Penulis

Rabu, 6 April 2022 - 20:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Heboh di Lokasi perkebunan karet, diduga ada pekerja “diculik” ?.

Dari keterangan, Rabu (6/4/2022), semua itu sudah dilaporkan, dan belum ada respon.

Dimana kejadian disebut Minggu (3/4/2022) dan suasana di depan akses masuk ke perkebunan PT Daya Gawi Sabumi (DGS) sempat tegang.

Beberapa buah truk dan beberapa mobil double cabin dikabarkan memadati area gerbang perkebunan di Dusun II Desa Asam-Asam RT 19 Jorong Kabupaten Tanah Laut tersebut.

Diperoleh informasi dari pihak perusahaan, dua puluh lebih pekerja kebun karet tersebut diduga “diculik” ?.

Dan diangkut paksa beberapa orang ke atas truk dengan maksud untuk mengosongkan lahan yang mereka sebut bersengketa tersebut.

Parahnya, saat aksi intimdiasi ini terjadi disebut-sebut, ada satu orang oknum berseragam di lokasi dan seperti membiarkan.

Sementara Direktur Utama PT DGS Fernando melalui Manajernya Samsul saat menghubungi wartawan, mengatakan, pihak perusahaan masih belum mengetahui bagaimana nasib puluhan pekerja kebun karet tersebut.

“Dari informasi rekan kami di lapangan, puluhan pekerja kami asal pulau Jawa kabarnya dimasukan ke sebuah tempat di samping Hotel Sabumi.

Sedangkan pekerja lokal Asam-Asam langsung mereka usir. Ini saya masih menggali informasi.

Kasus ini sudah kami laporkan ke Polda Kalsel atas adanya dugaan penculikan dan pengusiran karyawan lokal.

Namun laporan kami ditolak dengan alasan dari pihak pelaku sudah lapor duluan soal kasus sengketa lahan.

“Malah sempat juga kami diarahkan melapor ke Polsek Asam-Asam atau Polres Tanah Laut,” ungkap Samsul yang saat ini tengah ziarah awal Ramadhan di pulau Jawa.

Sementara itu dari laporan pihak pengamanan PT DGS di lapangan,  bertindak nekat lantaran adanya surat kuasa dari seorang pengusaha.

Baca Juga :   PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Mengklaim lahan seluas 321 Ha, dari dasar proses jual beli antara mendiang ayahnya Wirawan Chandra dan Paiman (juga pemilik awal) kepada Fernando, yang “terhenti” di tengah jalan lantaran Wirawan melanggar klausul dalam perjanjian jual beli.

Kini masih “gantung” perkaranya di Polda Kalsel sejak Juni 2020 hingga Wirawan meninggal dunia.

Fernando yang dihubungi wartawan mengaku kalau aksi intimidasi  disinyalir sudah terjadi sejak Januari 2022, dimana padal 31 Januari mereka dengan nekat diduga melakukan pengrusakan aset-aset perusahaan.

Dan pengancaman secara fisik, dimana saat itu dialami mantan Manajer PT DGS Syafril dan beberapa karyawan.

Bahkan saking tak sanggup berada di bawah intimidasi, Syafril pun sampai mengundurkan diri dari PT DGS.

“Antara Januari dan Februari 2022 itu, kami langsung berupaya melaporkan ini, namun ditolak berkali-kali dan dipersulit oleh oknum aparat setempat.

Sekitar Februari 2022, kamipun melapor ke Provost Polres Tanah Laut karena adanya dugaan ketidak profesionalan oknum anggota dalam kasus ini, dan akhirnya diterima dengan nomer laporan LP/B/26/II/2022/SPKT/Pols Tanah Laut.

Setelah kami laporan, para preman ini bukannya menahan diri, malah semakin menjadi-jadi,” terang Fernando. (*)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN BERBAGI Korem 101/Ant Diserbu Warga, Rangkaian Sambut HUT ke-81 TNI
HARI ke-10 Pencarian di KM Virgo Transport 8, Tiga Jasad Kembali Ditemukan
TIBA di RS Bhayangkara Banjarmasin Dua Jenazah yang Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan
VONIS,. Eks Kajari HSU “Mendekam” di Penjara 5 Tahun 10 Bulan
POSISI KM Virgo Transport 8 Belum Berubah, Namun Mulai Berlumpur
DISAMBUT Kedatangan Penerbangan Batik Air Kuala Lumpur – Banjarmasin di Bandara Internasional Syamsudin Noor
DUA KORBAN KM Virgo Transport 8 Terseret Hingga Seruyan Kalteng
OTT ke-21 2026 KPK: Bupati Bolaang Mongondow Utara Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:56

KEPEDULIAN BERBAGI Korem 101/Ant Diserbu Warga, Rangkaian Sambut HUT ke-81 TNI

Selasa, 22 September 2026 - 12:45

HARI ke-10 Pencarian di KM Virgo Transport 8, Tiga Jasad Kembali Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 12:33

TIBA di RS Bhayangkara Banjarmasin Dua Jenazah yang Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan

Senin, 21 September 2026 - 23:33

VONIS,. Eks Kajari HSU “Mendekam” di Penjara 5 Tahun 10 Bulan

Senin, 21 September 2026 - 21:41

DISAMBUT Kedatangan Penerbangan Batik Air Kuala Lumpur – Banjarmasin di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Senin, 21 September 2026 - 21:33

DUA KORBAN KM Virgo Transport 8 Terseret Hingga Seruyan Kalteng

Senin, 21 September 2026 - 20:00

BASARNAS Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru


Dinas, anak orang utan mendapat perawatan. (Foto: Istimewa)

Kalteng

DINAS Ditemukan Lemas!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca