HASIL Rapid Test Positif, Tiga Warga segera Dijemput Dinkes HST

- Penulis

Minggu, 12 April 2020 - 13:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSHD Barabai yang juga juru bicara Tim Gugus Tugas penanganan COVID-19 HST dr Muhammad Asnal.(Foto/ANTARA)

SuarIndonesia – Dinas Kesehatan Hulu Sungai Tengah (HST) bakal menjemput tiga orang yang berdasarkan hasil rapid test dinyatakan positif atau reaktif untuk dikarantina di Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai.

Direktur RSHD Barabai yang juga juru bicara Tim Gugus Tugas penanganan COVID-19 dr Muhammad Asnal di HST saat dikonfirmasi ANTARA, Minggu (12/4) mengatakan, setelah tim kesehatan melakukan rapid test terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG) pada Jumat (10/4) dan hasilnya reaktif atau positif, tim kesehatan kembali melakukan rapid test kepada anggota keluarganya.

“Ternyata, berdasarkan pemeriksaan rapid test yang dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 pada Sabtu (11/4), dua orang keluarganya juga menunjukkan hasil yang sama yaitu reaktif,” katanya.

Sehingga, kata dia, ketiga orang tersebut, rencananya akan dijemput untuk melakukan karantina di RSHD Berabai..

“Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu penjemputan yang akan dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan bersama jajarannya kepada orang yang dinyatakan reaktif positif tersebut,” tambahnya.

Khusus untuk ruang isolasi, RSHD barabai telah menyiapkan sebanyak tujuh kamar dengan 11 tempat tidur.

Sekretaris Dinas Kesehatan HST, Sakdillah juga mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penjemputan hari ini kepada mereka yang dinyatakan reaktif hasil rapid test.

“Pihak Dinkes, Puskesmas, Camat dan juga Kepala Desa telah berkordinasi, Insya Allah hari ini akan kita jemput dan dibawa ke RSHD Barabai untuk dikarantina,” katanya.

Sekedar diketahui, Orang Tanpa Gejala (OTG) merupakan kategori baru dalam pedoman penanganan virus corona yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. OTG adalah seseorang yang tidak bergejala, tapi berisiko telah tertular virus corona dari pasien COVID-19.

Selain itu, OTG memiliki kontak erat dengan kasus positif COVID-19. Kontak erat yang dimaksud yakni aktivitas berupa kontak fisik atau berada dalam satu ruangan, maupun telah berdekatan dengan jarak kurang dari 2 meter. Kontak tersebut bisa dengan PDP maupun pasien positif COVID-19

Baca Juga :   KEMENAG KALSEL Kirim Kontingen ke Kemah Pramuka Madrasah Nasional 2024

Rentang waktu kontak fisik itu dalam 2 hari sebelum kasus timbulnya gejala hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.

Namun, hampir 60 persen pasien corona tidak merasakan gejala gangguan kesehatan apa pun.

Sedangkan, Rapid test reaktif artinya IGG dan IGM di dalam tubuh manusia positif. Rapid test bukan untuk diagnosa pasti seseorang menderita COVID-19 atau tidak, hanya untuk mengetahui antibody IGG dan IGM di dalam tubuh manusia.

Meski hasil rapid test seseorang dinyatakan reaktif atau positif, namun tetap harus dilakukan pemeriksaan ulang kedua kalinya. Jarak pemeriksaan pertama dan kedua, setidaknya tujuh hari.

Jika masih positif, maka dilakukan pemeriksaan menggunakan PCR ataupun test Swab lendir hidung dan tenggorokan untuk memastikan orang tersebut positif atau negatif COVID-19.

Dari hasil rapid test positif, harus dilakukan ulang yang kedua rapid test, jika yang kedua positif, maka untuk diagnosa pasti tetap harus dilakukan pemeriksaan PCR melalui Swab lendir hidung dan tenggorok.

Pemeriksaan menggunakan rapid test biasanya dilakukan bagi tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan pasien COVID-19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hingga orang yang pernah bersentuhan dengan pasien positif COVID-19.

Jika hasil rapid test reaktif, maka pasien harus melakukan karantina mandiri di rumah, jika pasien sedang tidak dalam perawatan rumah sakit. Namun jika pengecekkan dilakukan saat pasien dirawat di rumah sakit, maka karantinanya dilakukan di rumah sakit.(ANT/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Senin, 20 April 2026 - 16:16

KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan

Senin, 20 April 2026 - 15:56

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 April 2026 - 13:40

HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Berita Terbaru

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Kaltim

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

Kendaraan yang digunakan untuk uji jalan B50 yang terparkir di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50 Lembang, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:37

Ketua Umum Tim SNPMB 2026 Eduart Wolok (kanan) dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kiri) saat meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (21/4/2026). (UNJ)

Nasional

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:31

Jemaah haji Indonesia menaiki bus Shalawat di kawasan Syisyah, Makkah, Arab Saudi, Selasa (10/6/2025). (Dok Antara Foto/Andika Wahyu)

Nasional

6.000 ARMADA BUS Disiapkan untuk Angkut JCH Indonesia

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:24

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca