Haru dan Isak Tangis Warnai Prosesi Wisuda STIMIK Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 14 November 2018 - 23:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Suasana haru dan isak tangis mewarnai prosesi Wisuda
yang digelar Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK)
Indonesia Banjarmasin, yang digelar di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, Rabu (15/11/2018) siang.

Bagaimana tidak, begitu Ketua Yayasan Pendidikan Bina Ilmu Banjarmasin, dr HM Zairullah Azhar, MSc menyatakan bahwa keberhasilan anak adalah doa orangtua.

Karena itulah, bagi yang ingin berhasil dan hidup mendapatkan keberkah tentunya diminta jangan pernah menyakiti orangtua “Karena itulah pada kesempatan ini, mintalah ampun dan meminta doa restu supaya kalian semua akan menjadi sarjana dan sukses hidup dan mendapatkan keberkahan,” kata Zairullah Azhar yang mempersilahkan para wisudawan yang langsung diperbolehkan untuk meminta maaf dan doa dengan memeluknya.

Spontan suasana Gedung Besar dan megah terdengar isak tangis. Tak
hanya para wisudawan tetapi ayah dan ibu serta undangan pun banyak yang
iba dan ikut larur dalam suasana tersebut hingga tak bisa membedungair mata.

Hal itu juga diakui salah satu ayah dari peserta wisata. Pasangan H
Jumato Iderus dan istrinya Hj Sriwarti Wardania dari Rantau tak bisa
membendung air matanya. Ia mengaku terharu dan terenyuh manakala putra
bungsunya datang menghampiri kursi rodanya yang duduk di belakang.

“Saya tak mudah haru, tetapi kali ini saya tak bisa membengung airmata dengan ucapan dan didikan Pak Zairullah,’ ungkap pensiunan Guru SMP di Rantau ini.

Para wisudawan/wisudawati STMIK Indonesia Banjarmasin dituntut untuk berpikir cerdas dan bekerja keras, bekerja tuntas dan bekerja ikhlas dalam persaingan di dunia kerja.

Ketua Yayasan Pendidikan Bina Ilmu Banjarmasin, dr HM Zairullah Azhar, MSc, mengatakan, hal tersebut dilakukan disebabkan pengaruh arus globalisasi sudah tak terbendung masuk ke Indonesia.

Diringi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intellegency, high data, robotic danl ainnya atau dikenal dengan fenomena discruptive innovation.

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

Era revolusi industri 4.0 menyediakan peluang sekaligus tantangan bagi para lulusan dan alumni STMIK Indonesia Banjarmasin. “ Lulusan STMIK ini bisa menjawab tantangan era revolusi industri 4.0 , belum lulus sudah siap kerja dan mereka bisa mengisi kebutuhan dunia kerja,” ujar Zairullah usai acara Wisuda XXII STMIK Indonesia Banjarmasin, di gedung Sultan Suriansyah di Banjarmasin , Rabu (14/11).

WhatsApp Image 2018-11-14 at 22.57.03

Ketua STMIK Indonesia, Husnul Ma’ad Junaidi, S.Kom, M.Kom mengatakan, STMIK Indonesia kali ini mewisuda sebanyak 368 orang, untuk program studi Manajemen Informatika (D3) sebanyak 8 orang, program studi Komputer Akutansi (D3),sebanyak 3 orang, program studi Sistem Informasi (S1), sebanyak 120 orang dan program studi Teknik Informatika (S1) sebanyak 237 orang.

Wisuda terbaik yakni Anike Anggraeni Budiarto jurusan Manajemen Informatika dengan IPK 3,26 predikat sangat memuaskan. Marissa Aradiah Nurisky Jurusan Komputerisasi Akuntansi dengan IPK 3,26 predikat sangat memuaskan, Dina Damayanti jurusan Sistem Informasi dengan IPK 3,65 predikat cum laude dan Desi Normalina jurusan Teknik Informatika dengan IPK 3,66 predikat cumlaude.

Gubernur Kalsel H Syahbirin Noor yang diwakili Assisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel Drs H Siswansyah mengatakan.menyampaikan, agar para lulusan STMIK Banjarmasin, dapat mengamalkan ilmu komputer yang didapatkan ini, untuk kepentingan pembangunan di banua Kalimantan Selatan. “Para lulusan STMIK Banjarmasin ini, mampu menampilkan kemampuan terbaiknya,” ucap Siswansyah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32