HAJI RASYID, Crazy Rich Kalteng Pernah Masuk Orang Terkaya di Indonesia

- Penulis

Sabtu, 24 Juni 2023 - 05:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Kaya akan sumber daya alam membuat sejumlah orang terkaya muncul dari tanah Borneo. Jika selama ini H Samsudin Andi Arsyad (Haji Isam) digadang-gadang menjadi orang paling kaya di Kalimantan Selatan, maka H Abdul Rasyid AS mendapatkan julukan crazy rich Kalimantan Tengah.

Abdul Rasyid atau akrab disapa Haji Rasyid itu bahkan pernah masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes, pada tahun 2018. Kekayaannya saat itu USD600 juta atau setara Rp9 triliun dengan konversi USD1 adalah Rp15.001.

Rasyid dikenal sebagai pengusaha dermawan karena saban tahun dia mengirimkan ratusan ton beras zakat untuk masyarakat Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah.

Melalui Abdul Rasyid Foundation, dia juga menyalurkan bantuan selama penanganan pandemi Covid-19, dia juga memberikan bonus bagi atlet Kalimantan Tengah, peraih medali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

Pemilik Citra Borneo Indah Group
Rasyid merupakan pemilik Citra Borneo Indah Group yang menaungi sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, perhotelan, perkebunan kelapa sawit, pelayaran, Bank Prekreditan Rakyat (BPR), dan peternakan.

Untuk sektor perkebunan, PT CBI memiliki 7 anak perusahaan; PT Sawit Sumbermas Sarana, PT Kalimantan Sawit Abadi, PT Mitra Mendawai Sejati, PT Sawit Multi Utama, PT Tanjung Sawit Abadi, PT Mirza Pratama, PT Menteng Kencana Mas.

Baca Juga :   ANTISIPASI Bencana Banjir Pemprov Kalteng Siapkan Rencana Kontingensi

Khusus PT Sawit Sumber Mas Sarana, perusahaan ini mengelola lahan seluas lebih 115.000 hektare dan menjadi perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Perusahaan ini pernah menuai kritik dari pegiat lingkungan karena dianggap tidak transparan menjelaskan kepada investor mengenai area lahan yang bisa ditanami sawit.

Jadi Raja Lokal
Meski begitu, kritik yang disasar Rasyid terkesan angin lalu.  Jejaring yang kuat, membuatnya menjadi raja lokal dan punya pengaruh luar biasa di Kotawaringin Barat.

Sebelum bergerak di bidang sawit, dia berkecimpung pada bisnis kayu. Di sektor ini, Rasyid diduga telah melakukan pembalakkan liar, dia juga dijuluki gembong perampok kayu hutan dalam laporan the Final Cut yang dirilis tahun 1999. Abdul Rasyid dianggap bertanggung jawab atas rusaknya Taman Nasional Tanjung Puting, seperti dilansir dari merdeka.com, Jumat (23/6/2023).

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan taman nasional sekaligus taman konservasi orang utan terbesar di dunia. Dalam laporan The Final Cut menyebutkan seluas 300.000 hektar Taman Nasional Tanjung Puting terancam penebangan liar, perluasan kelapa sawit, dan penambangan emas. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Terjun dari Jembatan
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU
KAPOLRI “Zoom” dengan Kapolda Bersama Forkopimda Kalsel, Pastikan Idulfitri 2026 Aman dan Kondusif
TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
KASUS Korupsi Zirkon Naik ke Penyidikan
RIBUAN Mahasiswa dapat Paket Sembako Gratis

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:46

PRESIDEN Maduro Ditahan di Sel Khusus Penjara AS

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:04

AKHIRI Perang, Pakistan jadi Perantara Komunikasi AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:58

1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:31

IAEA: AS dan Iran akan Berunding di Pakistan Akhir Pekan

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:06

TERUS BOM IRAN Ini Ancaman Donald Trump jika Dialog Gagal, Singgung Perubahan Rezim

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:51

IRAN: 223 Perempuan dan 202 Anak-anak Tewas dalam Serangan AS-Israel

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:04

SANKSI Minyak Rusia Dicabut AS, Thailand Siap Negosiasi

Berita Terbaru

Headline

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Terjun dari Jembatan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 00:16

(thetimes.com)

Internasional

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Mar 2026 - 20:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca