Suarindonesia – Dukungan untuk ikut menyukseskan program Pemko Banjarmasin yang ingin menjadikan kota ini Barasih wan Nyaman, akhirnya mulai berdatangan dari berbagai elemen masyarakat.
Kali ini, dukungan tersebut datang dari salah satu manajemen taksi on line. Jumat (01/02), manajemen taksi on line yang tergabung dalam Grab menemui Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina di rumah dinas Walikota Banjarmasin.
Kedatangannya untuk menyatakan kesiapannya membantu Pemko Banjarmasin memasarkan produk-produk wira usaha baru (WUB) binaan Pemko Banjarmasin serta bersedia ikut mempromosikan destinasi wisata dan kuliner kota ini.
Keinginan tersebut, tentunya diapresiasi oleh H Ibnu Sina. Ia menyatakan, spirit yang digunakan untuk membangun kota ini adalah spirit kolaborasi.
Karena itu, jelasnya, semua pihak bisa saja ikut berkontribusi dalam pembangunan. “Jadi kami siap bergandeng tangan dengan siapa pun, termasuk dengan teman-teman dari ojek online yang selama ini juga sudah berusaha di Banjarmasin,” ucapnya.
Untuk diketahui, salah satu program Pemko Banjarmasin dari tahun 2016 hingga 2021 nanti adalah membentuk Wira Usaha Baru (WUB).
Dalam setiap tahun, Pemko Banjarmasin menargetkan terbentuk sekira 500 WUB.
Bersama 7 SKPD terkait, diharapkan di tahun 2021 nanti telah terbentuk sekitar 2.500 WUB.
Dalam berbagai kesempatan, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini selalu menyatakan, untuk menjadikan kota ini Barasih wan Nyaman, Pemko Banjarmasin memiliki tiga program unggulan, di antaranya membenahi sungai, transportasi dan pariwisata.
Kemudian melahirkan wira usaha baru dan mengembalikan jatidiri Kota Banjarmasin sebagai kota perdagangan dan jasa. Dan yang ketiga menyajikan pelayanan publik berbasis smart city.
Hal lain yang dibicarakan dalam kegiatan yang dilangsungkan di ruang tamu rumah jabatan tersebut adalah, keinginan manajemen grab untuk memanfaatkan lahan milik Pemko Banjarmasin yang berada di samping Duta Mall Banjarmasin.
Bila diizinkan, rencananya manajemen Grab akan membangun lahan tersebut menjadi kawasan Ruang Terbuka Hijau atau Taman Bermain Anak, kemudian pusat pemasaran hasil UKM dan Grab venue.
Menanggapi hal tersebut, kembali H Ibnu Sina menjelaskan, pemanfataan lahan tersebut sebagai kawasan ruang terbuka hijau, sama dengan rencana pembangunan yang telah didesain Pemko Banjarmasin.
Namun, bebernya, keinginan ikut membangun di kawasan tersebut, tidak hanya datang dari manajemen Grab, tetapi ada beberapa investor yang juga siap ikut membantu pembangunannya.
Karena itu, katanya lagi, keinginan dari manajemen Grab perlu dibicarakan dulu dengan jajaran SKPD terkait lingkup Pemko Banjarmasin.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















