GENCATAN Senjata Israel-Hamas, Pembebasan Sandera dan Tahanan Dimulai

- Penulis

Jumat, 24 November 2023 - 20:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan militer Israel bermanuver di dekat perbatasan Israel setelah meninggalkan Gaza, selama gencatan senjata sementara antara Hamas dan Israel, di Israel, Jumat (24/11/2023). (Foto: REUTERS/Amir Cohen)

Kendaraan militer Israel bermanuver di dekat perbatasan Israel setelah meninggalkan Gaza, selama gencatan senjata sementara antara Hamas dan Israel, di Israel, Jumat (24/11/2023). (Foto: REUTERS/Amir Cohen)

SuarIndonesia — Gencatan senjata empat hari antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Jumat (24/11/2023) pukul 07.00 waktu setempat (pukul 12.00 WIB). Gencatan tersebut diperkirakan akan diikuti pembebasan puluhan sandera yang ditawan Hamas dan 150 warga Palestina yang ditahan Israel.

Gencatan itu mencakup gencatan senjata komprehensif di bagian utara dan selatan Gaza, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari kepada wartawan di Doha sebelumnya.

Menurut kesepakatan, 50 perempuan dan anak-anak yang diculik dari Israel oleh Hamas pada Sabtu (7/10/2023) lalu akan dibebaskan sebagai pertukaran bagi 150 perempuan dan anak-anak Palestina yang dipenjarakan di Israel.

Dilansir VOAIndonesia, tiga belas sandera akan dibebaskan dari Gaza pada hari Jumat (24/11/2023), dan kelompok sandera tambahan akan dibebaskan setiap hari selama gencatan senjata hingga total 50 orang bebas.

“Kami semua berharap gencatan ini akan mengarah pada kesempatan bagi dimulainya tugas yang lebih luas untuk mencapai gencatan permanen,” kata Al-Ansari.

Atas permintaan pemerintah Israel, para pakar mengenai penganiaya anak dari Institut Haruv Yerusalem telah mengembangkan pedoman mengenai bagaimana tentara Israel harus menangani anak-anak di bawah umur begitu mereka dibebaskan dari Gaza.

Israel telah menerima daftar awal para sandera yang akan dibebaskan dari Gaza pada hari Jumat, kata kantor perdana menteri Israel hari Kamis.

“Otoritas terkait sedang memeriksa detail daftar itu dan sekarang ini sedang berhubungan dengan seluruh keluarga,” kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

Berdasarkan kesepakatan itu, Israel akan menghentikan untuk sementara serangan-serangannya terhadap Gaza selama empat hari. Selain itu, Hamas mengukuhkan di saluran perpesanan Telegram bahwa serangan-serangan dari pasukannya juga akan dihentikan untuk sementara.

Israel mengatakan jeda pertempuran selama empat hari akan diperpanjang ekstra satu hari untuk setiap 10 sandera tambahan yang dibebaskan Hamas. Juru bicara Qatar mengatakan Doha berharap akan memperantarai kesepakatan lainnya untuk membebaskan lebih banyak sandera dari Gaza pada hari keempat gencatan senjata. Komite Palang Merah Internasional mengatakan akan membantu pembebasan apa pun.

Ke-50 sandera itu semula diperkirakan akan dibebaskan pada Kamis (23/11/2023). Penasihat keamanan nasional Israel, Tzachi Hanegbi, mengatakan dalam sebuah pernyataan Rabu (22/11/2023) malam bahwa perundingan masih terus berlangsung dan sandera-sandera awal yang ditawan Hamas di Gaza tidak akan dibebaskan setidaknya hingga Jumat (24/11/2023).

Tidak satu pun identitas mereka yang dibebaskan telah diungkapkan, tetapi para pejabat AS mengatakan mereka yakin beberapa dari sembilan orang Amerika yang diduga disandera Hamas akan termasuk yang dibebaskan. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca