GENCARKAN Operasi Pasar Tekan Inflasi

- Penulis

Selasa, 22 April 2025 - 19:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalbar Ria Norsan di dampingi Bupati Sambas Satono membuka kegiatan operasi pasar di Kabupaten Sambas. (Foto: ANTARA/HO-Prokopim Kalbar)

Gubernur Kalbar Ria Norsan di dampingi Bupati Sambas Satono membuka kegiatan operasi pasar di Kabupaten Sambas. (Foto: ANTARA/HO-Prokopim Kalbar)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus menggencarkan pelaksanaan operasi pasar murah sebagai upaya konkrit menekan laju inflasi daerah, salah satunya kegiatan dilaksanakan di Pasar Rakyat Kabupaten Sambas, Selasa.

“Operasi pasar ini kami laksanakan untuk menekan angka inflasi agar tidak terus naik, terutama pasca Ramadan. Komoditas seperti beras, gula, dan minyak makan menjadi perhatian kami karena harganya cukup fluktuatif,” kata Gubernur Ria Norsan usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga di Sambas, Selasa (22/4/2025).

Pada kegiatan tersebut, Pemprov Kalbar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sambas dan dinas terkait menyediakan sebanyak 1.000 paket sembako berisi beras 5 kg, minyak goreng seliter, dan gula sekilogram. Paket tersebut dijual dengan harga terjangkau sebesar Rp90.000, jauh di bawah harga pasar.

Setibanya di lokasi pasar, kehadiran Gubernur Kalbar disambut antusias oleh warga yang sudah mengantre sejak pagi meskipun diguyur hujan.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di wilayah Kabupaten Sambas.

“Pasar murah ini sudah kami galakkan sejak Ramadhan lalu. Ini adalah bentuk komitmen untuk menjaga daya beli masyarakat. Harga sembako yang kami jual di bawah harga pasar, bahkan ada yang sampai hanya Rp50.000 per paket karena dibantu subsidi dari Pemprov dan pemkab,” tuturnya.

Baca Juga :   PWI Dukung Program Rumah Bersubsidi untuk Wartawan

Lebih lanjut, Gubernur juga mengingatkan para pedagang, khususnya yang menjual bahan pokok, agar tidak melakukan penimbunan, terutama beras.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan razia ke toko-toko untuk memastikan distribusi pangan tetap lancar dan stok tetap tersedia.

Ria Norsan menyampaikan bahwa dalam operasi pasar tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas turut berkontribusi melalui subsidi anggaran, di mana dari setiap sembako yang dijual, Pemkab Sambas mensubsidi sebanyak Rp20rbu, dan Pemprov Kalbar juga mensubsidi Rp20 ribu, sehingga harga sembako yang dijual ke masyarakat hanya Rp50 ribu.

Di tempat yang sama, salah seorang warga, Evi, menyampaikan apresiasi atas pasar murah tersebut. Ia mengaku sangat terbantu, apalagi beras yang dijual merupakan jenis premium.

“Saya rela antre walau hujan karena sangat butuh. Kalau bisa kegiatan seperti ini diadakan sebulan sekali supaya kami bisa terus mendapatkan sembako murah,” kata Evi, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Operasi pasar murah ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Kalbar dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, khususnya di daerah yang rentan terhadap tekanan inflasi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital
DIMONITORING -EVALUASI Dishub Balangan Area Parkir Pasar Tradisional
APRESIASI Langkah Berani TNI AL Mengembangkan Budidaya Kedelai di Lahan Tergolong Menantang.
ANGGARAN BTS dan BRT Banjarbakula dapat Dukungan DPRD Kalsel
WALHI KALIMANTAN: Ancaman Karhutla di Indonesia Masih Tinggi
ANGGARAN MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:04

BURONAN Penggelapan Dua Mobil Ekspedisi Dibekuk “Macan” Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca