GALI REFERENSI Stadion Modern, Komisi III DPRD Kalsel Sambangi JIS

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​SuarIndonesia – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (13/02/26).

Kunjungan dilakukan dalam rangka studi banding mengenai teknis pembangunan dan pengelolaan stadion berskala besar guna diaplikasikan “di Bumi Lambung Mangkurat”.

​Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, didampingi jajaran anggota, Dinas PUPR Kalsel, serta Staf Ahli Gubernur. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Direktur Bisnis dan Operasional JIS, I Gede Adi Adnyana, serta Vice President JIS, Shinta Syamsul Arif.

​Pihak manajemen JIS memaparkan secara komprehensif mulai dari perencanaan desain, tahapan konstruksi, penganggaran, hingga sistem operasional.Jakarta International Stadium (JIS)

 

I Gede Adi Adnyana menekankan bahwa pengelolaan stadion bertaraf internasional harus direncanakan dengan matang agar fasilitas tetap produktif dan berkelanjutan.

​”Segala hal harus diperhitungkan dengan masak, tidak asal-asalan, agar fasilitas yang dibangun menjadi produktif,” jelas I Gede.

​Senada dengan hal itu, Shinta Syamsul Arif menambahkan bahwa kunci maksimalnya fungsi stadion terletak pada strategi pengembangan acara (event).

Menurutnya, stadion modern tidak hanya digunakan untuk olahraga, tetapi juga konser musik dan kegiatan sosial berskala internasional.

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

​Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H. Kartoyo S.M, menegaskan bahwa hasil kunjungan ini akan menjadi referensi penting dalam perencanaan pembangunan stadion di Kalsel.

Ia menyoroti pentingnya regulasi sebelum pembangunan dimulai.

​”Kita kaji dari regulasi atau Pergubnya terlebih dahulu. Kita ingin di Kalsel bisa membangun sekaligus bisa mengelola.

Stadion harus multifungsi agar menjadi kebanggaan Banua,” ujar Kartoyo.

​Melalui studi banding ini, Komisi III DPRD Kalsel berharap dapat mengadopsi konsep manajemen stadion yang efisien dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di masa depan. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

INTENSIFKAN Patroli Cegah Karhutla Kalsel Meluas
PADAMKAN Karhutla Gunakan Tandon Lipat Portabel Tampung Air
BMKG: 473 Hotspot Terdeteksi
RUMAH SEWAAN dI Komplek DPR jadi Puing Dilalap Api
PERKUAT KELEMBANGAAN, Gabungan AKD DPRD Kalsel Sambangi Kalbar
ARISAN ONLINE di Banjarmasin Banyak Korban Kerugian Miliaran, Menyeret Seorang Perawat “Home Care”
SRIKANDI Polresta Banjarmasin Bekali Siswa dengan Pendidikan Karakter
DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:34

MENHUT: Penegakan Hukum Terkait Karhutla tak Pandang Bulu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:01

KARHUTLA: Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:10

DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:03

DITINDAK TEGAS Kementerian LH Puluhan Perusahaan Pembakar Hutan

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:11

PRIA MABUK Aniaya Perempuan dengan Botol

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:19

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03

PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:57

314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla

Berita Terbaru

Satgas Darat memadamkan bara api di lahan gambut akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026). (Foto: Antara)

Kalsel

INTENSIFKAN Patroli Cegah Karhutla Kalsel Meluas

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:20

Petugas BPBD dan Damkar HST saat melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Mahang Baru, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-BPBD dan Damkar HST)

Kalsel

BMKG: 473 Hotspot Terdeteksi

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca