Suarindonesia – Meringkus Khairulah (31) si pelaku begal sapi, gabungan polisi tak kenal lelah dan berjalan hingga 5 kilomener di dalam hutan.
Seerta harus mengendap-ngendap hingga akhirnya kembali terjadi baku tembak di hutan kawasan Desa Telaga Sili Kecamatan Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), hingga Rabu (11/9), sekitar pukul 06.00 WITA.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol M Rifa’i membenarkan kalau tersangka pencurian sapi dan penembak anggota polisi, ditangkap dengan kondisi tewas tertembak dalam operasi penyergapan tim gabungan
Itu setelah lima hari melakukan pencarian terhadap pelaku dan anggota di bawah komando Kasubdit III Jatanras Polda Kalsel, AKBP, Apebrianto, melakukan penyergapan di sebuah pondok dalam hutan di Angkinang.
Anggota gabungan terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalsel, Dit Reskrimum) Polda Kalteng, anggota Polres Tanah Laut, Polres HSS serta menerjunkan anjing pelacak.
Pelaku bertempat tinggal di Desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut ini, melakukan perlawanan dengan senjata api (senpi) rakitan, hingga akhirnya tewas.
Dari keternagan, di TKP penyergapan ditemukan sepucuk senjata api laras panjang rakitan, 5 butir selonsong amunisi kaliber 5,56, 1 butir selongsong amunisi kaliber 5,56 yang masih terpasang pada kamar peluru senjata api rakitan laras panjang.
Selain itu, di dalam sebuah dompet warna biru lis putih Bertuliskan DOMPET MAS * UNTUK HADIAH berisi 5 butir selongsong amunisi kaliber 5,56, 3 butir selongsong amunisi kaliber 9 mili, 2 butir selongsong amunisi kaliber 38, 4 butir amunisi aktif kaliber 38 dan 5 buah senjata tajam.
Jenazah dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin dan Polisi juga membawa barang bukti lainnya berupa senjata api yang digunakan tersangka saat menembak seorang polisi yakni Brigadir Edi Rapi Susanto, anggota Intel Polsek Panyipatan, pada waktu pertama baku tembak pada pemnyergapan di kawasan Desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tala.
Dalam peristiwa ini, seorang anak bernama Novianti (8), yang diduga dalam peristiwa sebagai perisai hingga tertembak.
Dan setelah dalam perawatan beberapa hari di RS Ciputra, Kompleks Citraland, Kertak Hanyar, tekah menghembuskan nafas terakhir Selasa (10/9) dini hari lalu sekitar pukul 01.00 WITA, dan telah dimakamkan. (ZI/DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















