FESTIVAL FILM CANNES: Indonesia Kenalkan Karya Sineas Dalam Negeri

- Penulis

Minggu, 18 Mei 2025 - 23:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama tokoh-tokoh industri perfilman Indonesia saat acara

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama tokoh-tokoh industri perfilman Indonesia saat acara "Indonesian Cinema Night" pada Festival Film Cannes, Sabtu (17/5/2025). (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)

SuarIndonesia — Ajang “Indonesian Cinema Night” digelar di Festival Film Cannes, Prancis sebagai panggung pengenalan budaya dan potensi perfilman Indonesia, sekaligus momen membangun jejaring bagi industri film dalam negeri.

Dalam pembukaannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan komitmen pemerintah untuk memajukan ekosistem perfilman Indonesia dengan mengangkat akar budaya dan identitas bangsa di panggung dunia.

“Sebagai negara dengan keragaman budaya yang luar biasa, Mega Diversity, Indonesia siap mewarnai dunia perfilman global, mengangkat kekayaan budaya bangsa melalui kolaborasi dengan seluruh pihak baik di dalam maupun luar negeri, antara lain melalui kegiatan produksi film bersama,” kata Fadli dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (18/5/2025).

Dia menjelaskan, pada tahun 2024, lebih dari 200 film Indonesia telah berhasil diproduksi. Bioskop di Indonesia mencatat total 122,7 juta penonton, dengan jumlah penonton film Indonesia mencapai rekor 81 juta, atau 67 persen dari total penonton nasional dan untuk pertama kalinya film lokal melampaui film impor.

“Dalam dua tahun terakhir, sebanyak 36 film Indonesia telah terpilih di berbagai festival film internasional bergengsi,” imbuhnya

Di Festival Film Cannes tahun ini, sejumlah karya sineas Indonesia yang tampil antara lain “Pangku“, “Renoir“, “Ikatan Darah“, “Timur“, “Sleep No More“, dan “Jumbo“.

Fadli juga mengapresiasi para sineas dan produser film yang hadir di Cannes antara lain Christine Hakim, Reza Rahardian, Iko Uwais, dan Ario Bayu.

Robby Ertanto dan Chelsea Islan turut membawa proyek terbaru mereka berjudul “Rose Pandanwangi” untuk bertemu dengan calon investor.

Selain itu, Yulia Evina Bhara menampilkan karyanya di Cannes bertajuk “Renoir”, sebuah film yang dihasilkan dari kolaborasi produksi antarnegara. Yulia juga merupakan salah satu juri mewakili Indonesia.

Turut hadir dalam kesempatan ini jaringan dan pasar industri film Indonesia seperti Jakarta Film Week dan Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF), didirikan oleh Garin Nugroho.

“Saya mengundang seluruh pihak yang hadir di “Indonesia Cinema Night” malam ini untuk melakukan produksi film di Indonesia, sebuah negeri dengan berbagai keragaman, tempat budaya dan warisan bertemu dengan inovasi dan kreativitas,” tutur Fadli dilansir dari AntaraNews.

Dalam ajang “Indonesian Cinema Night“, tim Uwais Pictures menampilkan pertunjukan pencak silat di hadapan hadirin yang hadir. Pencak silat sendiri merupakan salah satu budaya Indonesia yang telah diinskripsi di daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTB) atau Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin
SERUNYA Sayembara Panjat Pinang Warga Pasar Batuah Banjarmasin
DITEGASKAN GUBERNUR KALSEL Komitmen Bangun Ekosistem Seni Inklusi
POLICE EXPO 2026 Digelar Polda Kalsel Momentum Semakin Mendekatkan dengan Masyarakat
WAKAPOLDA KALSEL Brigjen Pol Noviar “Buku Ini Aku Pinjam”, Bikin Riun Ibu Bhayangkari
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MULAI DIPERSIAPKAN Festival Masewah Pare Gumboh ke-8 di Desa Liyu Kecamatan Halong
AJANG LOMBA Madihin dan Hadrah Digelar Polda Kalsel, Salurkan Bakat Seni Personel dan Masyarakat Umum

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18