EMPAT PENAMBANG Tradisional Tewas Tertimbun Longsor

- Penulis

Senin, 16 November 2020 - 00:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi – empat penambang emas tradisional di Desa Sarerangan, Kabupaten Gunung Mas, Kalteng tewas tertimbun tanah longsor

SuarIndonesia -Empat dari lima penambang emas tradisional di Desa Sarerangan, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng) tewas, dan satu luka-luka akibat tertimbun tanah longsor.

Kapolres Gunung Mas AKBP, Rudi Asriman melalui Kapolsek Tewah Iptu Nanang Mauludi menerangkan, empat penambang diketahui meninggal. Sementara seorang penambang mengalami luka-luka akibat timbunan material longsor.

“Yang meninggal dunia adalah Doni (22) dan Karlie (19), keduanya warga Desa Tanggirang, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, serta Minarti (50) dan Yupita (21), keduanya warga Sarerangan,” Nanang merinci seperti dikutip dari Antara, Minggu (14/11/2020).

“Sedangkan yang mengalami luka adalah Sidi (55) warga Sarerangan,” ujarnya.

Insiden itu terjadi di daerah Sungai Kalewan pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu, salah satu penambang, Doni tertimpa material longsor sehingga seluruh tubuhnya tertimbun tanah.

Melihat kondisi tersebut, penambang lain yakni Sidi, Karlie, Minarti, dan Yupita pun bergegas menolong.
Lihat juga:

Namun ketika tengah menolong Doni, longsor susulan terjadi. Alhasil, kelima pekerja tersebut tertimbun tanah.

Dari lima pekerja, Sidi berhasil menyelamatkan diri keluar dari timbunan tanah dan bergegas menuju permukiman warga Sarerangan untuk mencari pertolongan.

Baca Juga :   SALAH SATU Siswa SMK di Banjarmasin Dikeroyok

Sekitar pukul 14.00 WIB, warga langsung berangkat menuju lokasi kejadian dan langsung menolong dengan alat seadanya. Sekitar pukul 15.00 WIB, empat korban berhasil dievakuasi namun dalam kondisi sudah meninggal.

“Jenazah mereka kemudian dibawa ke rumah masing-masing keluarga di Sarerangan,” tutur dia lagi.

Nanang menerangkan bahwa informasi tersebut baru disampaikan Kepala Desa Sarerangan, Dinur kepada anggota piket jaga Polsek Tewah melalui sambungan telepon pada Sabtu (14/11) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, menurut dia, di wilayah Kecamatan Tewah sedang hujan sehingga tidak memungkinkan bagi anggota kepolisian untuk langsung mendatangi TKP.

Terlebih, TKP hanya dapat ditempuh menggunakan kelotok, dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar empat kilometer dari pinggir Sungai Kahayan.

“Anggota sedang memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, melakukan olah TKP, dokumentasi, serta visum kepada para korban. Kejadian ini murni musibah,” terang Nanang.(ant)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Rabu, 22 April 2026 - 17:44

DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile

Selasa, 21 April 2026 - 21:37

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 April 2026 - 15:17

HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 23:12

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Berita Terbaru

Nasional

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Minggu, 26 Apr 2026 - 00:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca