SuarIndonesia -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membentuk Panitia Khusus (pansus) PTAM Murakata.
“Ini menyanghkut dugaan penyelewengan uang miliaran rupiah yang dipakai untuk kepentingan seseorang,” kata Ketua Pansus Yazid Fahmi.
Ia mengatakan berdasarkan penelusuran pansus ada indikasi temuan penyelewengan sebesar Rp 3 miliar lebih yang terindikasi di salah gunakan oleh PTAM Murakata.
“Kami menduga dana ini diselewengkan untuk kepentingan politik seseorang,” katanya kepada wartawan saat di Banjarmasin, pada Jumat (1/11/1024).
Fahmi menambahkan, indikasi penyelewengan ini terjadi pada anggaran tahun 2023. Sebelumnya pihaknya sudah mengundang dua orang ahli dari PTAM Murakata, namun mereka tidak bersedia datang.
“Minggu depan akan kami panggil lagi, seandainya mereka tidak datang maka kami akan membuat kesimpulan, pemanggilan pihak lainnya juga akan dilakukan,” ujarnya.
Disebuitnya, kesimpulan itu nanti akan disampaikan ke Paripurna DPRD. Nantinya tinggal Paripurna memutuskan seperti apa.
“Apakah ini direkomendasikan ke aparat penegak hukum, baik kepolisian atau kejaksaan nantinya kita tunggu dari hasil paripurna,” ucap Yazid Fahmi, Politisi Partai Nasdem.
Sementara itu, Wakil Ketua Pansus PTAM Murakata, Salpia Riduan Panjalu menambahkan, hasil Pansus berpendapat sudah terpenuhi unsur tindak pidana. Namun pihak PTAM tidak mengakui adanya penyelewengan uang sebesar yang dimaksud.
“Pansus menemukan adanya penyelewengan dana sebesar Rp 3 miliar lebih, namun berdasarkan klarifikasi PTAM hanya mengaku Rp 1,6 miliar yang mana uang tersebut di antaranya digunakan untuk membeli 11 ekor sapi dan 6.500 paket sembako,” jelasnya.
Berdasarkan penelusuran, pengambilan dana PTAM Murakata itu dari CSR. Namun jika melihat regulasi CSR, dana yang boleh diambil dari keuntungan hanya satu sampai tiga persen. Tapi dalam hitungan di pansus yakni sebesar 20 persen.
“Jadi ini tidak mungkin mereka mengambil dana dari CSR dengan besaran Rp 1,6 miliar dari keuntungan Rp 7 miliar,” katanya lagi. Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari PTAM. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















