DJANUR: Yudha Febrian Mundur Usai Kena Tegur

- Penulis

Rabu, 19 Mei 2021 - 00:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djajang Nurjaman ungkap alasan Yudha Febrian tinggalkan Barito.(Foto/Dok.Barito Putera)

SuarIndonesia – Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman mengungkap alasan di balik keputusan Mochamad Yudha Febrian mengundurkan diri.

Sebelum heboh saat ini, Yudha disebut lakukan pelanggaran lain.
Djanur, panggilan karib Djajang Nurdjaman, mengatakan bahwa Yudha telah melakukan pelanggaran kembali usai melakukan pembinaan dari Pesantren. Tepatnya di sela-sela Piala Menpora berlangsung.

Yudha sempat masuk dalam line up Piala Menpora 2021, tapi tidak dimainkan karena kondisinya kurang bagus.

“Ada sesuatu komitmen yang dia langgar sama kami. Jadi setelah video dugem, kami coba perbaiki dia, kita kirim ke pesantren, kemudian ada komitmen lagi supaya dia (Yudha) kembali ke jalannya, jalan yang benar, tapi dia masih ada melanggar lagi,” kata Djajang dikutip dari detikSport, Senin (17/5/2021).

“Tapi saya tidak bisa sampaikan melanggarnya seperti apa, sehingga kami tegur, kemudian dia malah mengundurkan diri,” ujarnya.

“Iya seperti itu (di sela-sela keikutsertaan Barito di Piala Menpora) melakukan pelanggaran,” dia menambahkan.

Djajang sekaligus menegaskan bahwa Barito Putera tak terlalu terkejut dengan kabar terbaru Yudha. Ia diduga melakukan tindakan asusila dengan seorang wanita. Meskipun di satu sisi ia menyayangkan tindakan eks pemain Timnas U-19 tersebut.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

“Ya, saya sangat menyayangkan saja dengan perilaku Yudha seperti itu, padahal Barito sudah berusaha memperbaiki dia, tidak emosional menghadapi dia, tidak langsung dipecat dengan kasus pertama dia,” kata Djajang menyesali.

“Kami coba untuk diperbaiki dengan dikirim ke pesantren, tapi akhirnya dia masih seperti itu, kelihatannya agak susah berubah nih anak. Ya, sangat disayangkan saja, pemain masih muda, talenta masih bagus, sayang. Tapi mudah-mudahan ini jadi pelajaran buat dia,” kata dia.

“Tapi sekali lagi buat Barito, dia sudah mengundurkan diri ya dari beberapa bulan lalu dan tak ada kaitannya lagi. Tapi kami sudah berusaha untuk memperbaiki dia,” kata eks pelatih Persib Bandung itu. (RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:38

GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:55

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36

DIIKUTI Taman Budaya Kalsel Kegiatan Tingkar Regional Kalimantan di Kota Samarinda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05

KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru

Rabu, 30 September 2026 - 14:25

TERCATAT Kekayaan Intelektual Komunal Empat Ekspresi Budaya Tradisional Kalsel

Jumat, 11 September 2026 - 21:45

LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel

Senin, 7 September 2026 - 14:36

BEGINI Makna dari Festival Antasan Banjar 2026 “Re-connecting”

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34

DIBUKA Staf Ahli Gubernur Kalsel Festival Antasan Banjar 2026

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca