DITUNTUT MINTA MAAF, Raziv Terlibat Geledah Rumah Mantan Pembakal dan Wargapun Telah Lakukan Tolak Bala

- Penulis

Jumat, 30 April 2021 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Terlibat geledah rumah mantan pembakal Tambak Baru, Raziv dituntut minta maaf.

Bernama lengkap Muhamad Raziv Barokah, kuasa hukum salah satu paslon Gubernur Kalsel, ternyata pengacara senior Integrity Law Firm berkantor di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ia, ikut menggeledah dan menginterogasi Gusti Nasrudin (GN), mantan pembakal Desa Tambak Baru Martapura yang dilakukan pada Jumat dini hari 10 April 2021.

Anak GN tak terima dan meminta Raziv meminta maaf secara terbuka sebab telah mempermalukan orang tuanya karena video penggeledahan dan interogasi ditebar ke medsos.

Seolah GN sudah terbukti sebagai pelaku politik uang mengkoordinir bantuan sembako dalam bakul bertulis Paman Bakul.

“Meminta dengan hormat kepada saudara Raziv, pengacarauntuk menyatakan permintaan maaf di media dan medsos atas apa yang anda telah perbuat kepada ayah saya,” kata anak GN melalui video yang viral di medsos.

Menurut anak GN, dirinya menuntut permohonan maaf karena saat ini sudah terbukti ayahnya tak bersalah.

Sesuai keputusan Bawaslu Kalsel, tentang Paman Bakul dinyatakan tak memenuhi unsur kecurangan pilkada.

“Tolong anda juga viralkan bahwa ayah saya tidak bersalah, sebagaimana anda kemarin membawa-bawa kamera dan menggerebek rumah saya malam-malam.

Kami orang kecil yang tidak tahu apa-apa, tiba-tiba anda proses secara hukum.

Kami tidak ada niat bohong, kami hanya mau mencari bantuan untuk warga yang tertimpa musibah (banjir),” kata anak GN.

“Namun anda dengan segala ilmu dan kecerdikan yang anda miliki, membut cerita seolah-olah kami telah membuat curang dan pelaku kriminal.

Lebih parahnya lagi, semua berita tersebut tersebar luas di media.

Kami menanggung malu. Jiika anda laki-laki, tentu anda berani mempertanggungjawabkan dan meminta maaf,” tegas anak GN.

GN dan anaknya ternyata mendapat simpati dan dukungan dari warga Tambak Baru yang kemudian menggelar doa bersama Tolak Bala pada Selasa malam (27/4/2021) lalu, sebagai ungkapan syukur GN dinyatakan tak bersalah oleh Bawaslu, sekaligus berdoa agar kampung mereka dijauhkan dari bala dan para pembuat bala.

“Masyarakat Tambak Baru dengan kearifan lokalnya ternyata lebih dewasa dalam menyikapi persoalan tersebut dibanding pakar hukum atau praktisi hukum.

Mereka lebih bijak, lebih memilih cara-cara santun dan tidak gegabah main lapor-lapor.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Mereka lebih berfikir kemaslahatan dan rasa persaudaraan.

Sebagai orang Banua, mereka lebih memikirkan kerukunan.

Kita (yang katanya berpendidikan) harusnya malu sama mereka.

Dengan kesantunan dan kebersahajaan Banjar, mereka hanya meminta Raziv meminta maaf secara terbuka,” kata Rivaldi Guci SH, MH, Tim Hukum Birinmu, Kamis (29/4/2021).

Menurut Rivaldi, jika melihat video penggerebekan rumah GN pada dini hari itu, ada beberapa hal yang mengganjal.

Pertama, pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada GN dan direkam.

“Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penanya, mencoba mengarahkan GN agar membenarkan bahwa bantuan bakul itu memang dari Paman Birin.

Untunglah GN menyampaikan apa adanya bahwa dia yang justru berinisiatif mencari bantuan dari berbagai donatur buat warga Tambak Baru yang terkena musibah banjir,” tambah Rivaldi.

Kedua, keikutsertaan Rajiv pada penggeledahan dini hari itu.

“Kalaupun Bawaslu Banjar ikut terlibat malam itu, kapasitas Raziv tetap bisa dipertanyakan sebagai apa?,” tanya Rivaldi.

Hal ketiga dan terpenting, rekaman video melalui hape ternyata diviralkan tanpa terlebih dulu menunggu proses hukum.

“Hal itulah yang ternyata menjadi persoalan bagi GN, anaknya, juga warga Tambak Baru,” tambahnya.

Menurut Rivaldi, membuat opini seolah suara warga Tambak Baru bisa dibeli dengan seikat bakul merupakan bentuk pelecehan.

“Jika mengasumsikan satu suara diperjualbelikan dengan seikat bakul, hal itu menghina kecerdasan masyarakat Tambak Baru,” tegasnya.

“Bantuan untuk warga yang terkena musibah banjir justru dipergunakan untuk mendown grade pesaing,” tambahnya.

Pada akhirnya Rivaldi menyarakan agar Raziv memenuhi permintaan anak GN.

“Silahkan Raziv menyelesaikan. Kalau malam itu dia dengan gagah berani ikut datang ke rumah GN, sekarang kenapa dia tidak datang sendiri baik-baik ke rumah GN untuk meminta maaf secara langsung?.

Semoga GN dan keluarga, juga masyarakat Tambak Baru, mau menerima karena mereka terlanjur membuat doa tolak bala,” tutup Rivaldi. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru