SuarIndonesia – Dugaan aksi salah sasaran yang diiringi dengan pembacokan kembali terjadi. Teranyar, pada Sabtu (5/11/2022) dini hari, di kawasan Jalan Veteran, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Dari informasi yang beredar di grup-grup aplikasi pesan, hingga media sosial, korbannya seorang warga asal Tanjung Berkat, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Saat itu, seusai memancing dan berada di kawasan Jalan Veteran, korban berencana hendak menuju ke arah Kelenteng Soetji Nurani.
Namun dari arah berlawanan, datang sejumlah orang yang salah satunya tampak membawa senjata tajam berjenis parang.
Melihat gelagat tak mengenakkan, korban pun lantas memilih menjauh dengan sedikit berlari meninggalkan sepeda motornya.
Nahas, saat menjauh, korban diketahui terjatuh. Saat itulah, peristiwa pembacokan yang mengenai punggungnya pun terjadi.
Masih dari informasi yang beredar, korban diketahui selamat. Hanya menderita luka gores di bagian punggung. Barang berharga milik korban juga tak ada yang hilang.
Di sisi lain, korban juga tak mengenal siapapun orang yang mendatanginya. Adanya peristiwa itu juga tersebar dan viral di media sosial.
Terpisah, adanya kabar aksi kekerasan itu rupanya sudah sampai ke telinga Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Ia mengaku menyayangkan adanya peristiwa tersebut.
Baca Juga :
“Itu seharusnya tidak terjadi, karena sebetulnya daerah kita ini aman. Tetapi yang namanya niat jahat, itu memang bisa timbul,” ucapnya, di sela kegiatan gala dinner Tawa Bareng Komedian Nasional, pada Sabtu (5/11/2022) malam di salah satu restoran di Banjarmasin.
Ibnu lantas mengatakan, pihaknya berjanji akan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memberikan rasa aman bagi warga di Kota Banjarmasin.
“Kami koordinasikan lagi dengan aparat keamanan. Baik itu TNI dan Polri, juga satpol pp, untuk melakukan patroli secara rutin di objek vital,” ujarnya.
“Apa lagi warga yang bekerja sejak dini hari. Entah ada yang mengantar sayur, berbelanja, karena tuntutan pekerjaan, mudah-mudahan rasa aman itu bisa diciptakan,” tekannya.
Ibnu juga mengatakan, bahwa wilayah patroli juga bakal diperluas lagi. Agar jangan sampai, ada peluang aksi tindak kejahatan yang terjadi.
“Karena kejahatan itu bisa muncul di kawasan sepi, atau di kawasan yang penerangannya kurang,” tandasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















