SuarIndonesia – Demo yang di lakukan di depan Simpang Empat Tugu Crane Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jalan Gubernur Soebarjo, Kecamatan Banjarmasin Barat, Senin, (1/11/2021) oleh ratusan sopir truk ini menjadi perhatian pihak kepolisian
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan berjanji akan menempatkan anggota di sejumlah SPBU yang dianggap rawan terkait adanya informasi dan tuntutan sopir yang menyebut maraknya pelangsir yang membuat BBM jenis solar langka,
“Pihaknya tidak main main dan akan menindak tegas para pelangsir serta preman-preman itu.
Selama tiga hari awal ini kita sudah gerak, dan tidak ada lagi antrian,” jelas Kapolresta.
Dikatakan, tindakan yang di ambil oleh pihak kepolisian Ini sesuai dengan instruksi Kapolda untuk melakukan pengamanan atau pengawalan terhadap SPBU yang agak tersendat.
“Selain untuk melakukan pengawasan terhadap adanya pelangsir, penempatan personil juga ditujukan untuk menyikat para preman yang kerap memeras para sopir dengan kedok uang parkir atau uang jaga malam,” ujarnya.
Rachmat mengungkapkan selain akan membasmi para preman dan pelangsir, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap sejumlah SPBU yang nakal. dan tidak menutup kemungkinan akan police line.
“Apabila ditemukan SPBU yang menjual di atas harga yang ditentukanm, pihaknya akan memanggil dan melakukan teguran,” ujarnya
Disisi lain, Kapolresta menjelaskan jika hanya pelangsir untuk diecerkan (dijual) kembali ke desa-desa dan jumlahnya tidak banyak, hal itu menurutnya tidak masalah.
Namun jika pelangsiran yang memang dilarikan untuk industri dan truk-truk yang tidak sesuai peruntukannya, seperti truk batubara, maka hal merupakan pelanggaran.(YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















