DITETAPKAN Desa Lok Baintan Sebagai Sentra Kreasi Ilung

- Penulis

Selasa, 3 November 2020 - 21:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Program Pengembangan Desa, Kementrian Riset/Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional yang dilaksanakan dosen Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Albanjari (Uniska MAB).

Dr. Muzahid Akbar Hayat, Dr. H. Sanusi, dan Dr. Khuzaini, menelurkan produksi pengolahan eceng gondok menjadi kertas kreasi di Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar.

Lok Baintan ditetapkan sebagai Desa Sentra Kreasi Ilung, Selasa (3/11/2020).

Sentra Kreasi Ilung adalah inovasi dengan konsep pemberdayaan eceng gondok
mengutamakan pengembangan Sumber Daya Manusia, yaitu warga sekitar melalui kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Karang Taruna Sumber Daya Alam.

Ilung (eceng gondok) produk awal di tahun 2019 yang dihasilkan adalah kertas, amplop, kartu nama.

Kemudian, kantong kertas di tahun 2020 menjadi produk yang lebih kreatif dengan sentuhan pewarnaan sehingga mampu menghasilkan produk seperti lukisan dinding, figura kupu-kupu, kotak tisu, dan tempat alat tulis.

“Mimpi saya ilung dimanfaatkan menjadi sumber penghasilan warga bisa direalisasikan melalui Program Pengembangan Desa Mitra.

Baca Juga :   KPU KALSEL Konsultasikan Surat Suara Pilwali Banjarbaru ke KPU RI

Program ini bisa membantu masyarakat Desa Lok Baintan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian,” ujar Camat Sungai Tabuk, H.Ahmad Rabbani, saat meresmikan Desa Sentra Kreasi Ilung, di Dermaga Pasar Terapung Desa Lok Baintan.

Galeri Kreasi Ilung diharapkan menjadi daya tarik wisatawan, meningkatkan kegiatan produksi dan penjualan produk sehingga mampu meningkatkan perekonomian warga setempat.

“Prgram pengolahan sampah eceng gondok menjadi kertas kreasi yang berdaya jual tinggi mendukung kesejahteraan masyarakat.

Melalui Pelatihan Pemanfaatan Eceng Gondok meningkatan keterampilan masyarakat desa dalam menghasilkan produk yang menarik dan bernilai jual untuk memudahkan pemasaran kepada wisatawan.

“Diharapkan akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat setempat,” tambah Muzahid Akbar.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP
SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel
PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar
KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel
PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin
DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru
KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik
LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca