SuarIndonesia – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan saat melakukan kunjungan mendadak (sidak) mengaku sangat prihatin terhadap infrastruktur bangunan Taman Budaya yang tidak mencerminkan pusat pendidikan kebudayaan Banjar.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi IV, Muhammad Lutfi Saipuddin saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) yang didampingi Bendahara Komisi H Troy Satria juga anggota lainnya saat berkunjung ke Taman Budaya Kalimantan Selatan di Kayu Tangi Banjarmasin, Kamis (27/12/2019) sore.
Bahkan saat legislator tiba di Taman Budaya juga menemukan beberapa bangunan yang jauh dari kebudayaan Kalimantan Selatan.
“Kalau seperti ini rasa-rasanya, tidak menunjukkan dari budaya Kalimantan Selatan,” ucapnya saat Sidak, Kamis (26/12).

Padahal, ujarnya, pusat pendidikan dan pengembangan budaya Banjar yang berada di tengah kota ini merupakan Ikon Kota. Namun nyatakannya, bangunannya tampak kusam dan kurang bersahabat sehingga hal ini harus dibenahi dan dibangun ulang.
“Kita mau didesain yang bagus karena kondisi Taman Budaya sekarang ini kurang menarik dan bangunannya kerap banjir jika hujan karena sudah rendah,’’ ucap politisi Partai Golkar H Troy Satria yang mengajak membandingkan Taman Budaya di daerah lain yang pernah dikunjungi.
Ia menjelaskan dengan dinamakannya Taman Budaya seharusnya dapat mempresentasikan dari kata tersebut agar benar-benar terwujud dan menjadi jati diri kebudayaan Kalimantan Selatan.
“Bukan hanya sekadar renovasi, akan tetapi harus dilakukan penataan ulang agar kebudayaan Kalimantan Selatan dapat lebih ditonjolkan,” paparnya.
Adapun Taman Budaya akan menjadi perhatian oleh Pemerintah Provinsi Kalsel dan DPRD Kalsel agar jadi diri kebudayaan Kalsel dapat dibangun dan lebih dikembangkan.
“Ke depan kita akan bekerjasama dengan dinas terkait agar melakukan perencanaan dan ditata ulang segala bentuk infrastruktur agar lebih mencerminkan kebudayaan Kalimantan Selatan,” bebernya.
Selain itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya Kalsel, Suharyanti mengatakan pembangunan infrastruktur Taman Budaya dilakukan secara bertahap.
“Sangat bersyukur dewan saat memperhatikan kondisi Taman budaya,” ujarnya.
Ia mengakui permintaan anggaran Taman Budaya sudah dipenuhi dan dijalankan dengan baik, namun pembangunan dilakukan secara bertahap.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















