Ditandu 20 Petugas, Titi Berbobot 350 Kg Dibawa ks RSUD

- Penulis

Jumat, 11 Januari 2019 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah dievakuasi dengan tandu oleh 20 petugas, penderita obesitas ekstrem Titi Wati dibawa ke RSUD Palangka Raya untuk menjalani perawatan medis. (Dok. CNN Indonesia TV)

Suarindonesia – Tim dokter RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya, Kalimantan Tengah melakukan penanganan medis dan langkah operasi terhadap Titi Wati (37) yang menderita obesitas ekstrem. Titi Wati kini diketahui memiliki bobot berat 350 kilogram

Humas RSUD Doris Sylvanus, Theodorus Sapta Atmadja, menerangkan tim dokter internal sudah rapat dan berkoordinasi dengan dokter dari luar yang akan membantu operasi. Tim dokter dari luar yang akan membantu operasi, kata dia, adalah spesialis bedah digestif dan anastesi.

Theodorus menambahkan, persiapan operasi memakan waktu lima sampai tujuh hari. Untuk itu, tim dokter juga melakukan pemeriksaan saraf, ginjal, hari, profil lemak dan lain-lain untuk memastikan kesehatan Titi.

“Itulah yang harus kita lakukan sebelum dilakukan operasi. Kami berharap tidak ada kontra indikasi mutlak atau gejala penyakit yang menyebabkan dibatalkannya operasi,” kata Theodorus seperti dikutip dari Antara.

Akibat obesitas ekstrem yang diderita, Titi Wati tak lagi berjalan lebih dari enam tahun ini. Untuk dibawa ke rumah sakit dari rumah pribadinya pun, Titi harus dievakuasi tim.

Baca Juga :   TIM RELAWAN DAN WARGA Temukan Jasad Penyapu Jalanan Tersangkut "di Tunggul" Dasar Sungai

Kondisi Titi yang tak mampu lagi berjalan membuat dia harus ditandu sebanyak 20 petugas dari Damkar dan Tagana secara estafet melewati dua jendela yang dijebol untuk jalur evakuasi. proses evakuasi untuk mengeluarkan Titi dari rumahnya menuju mobil itu memakan waktu hampir satu jam.

Salah satu keluarga Titi Wati, Yanto mengaku gembira pemerintah telah memberikan perhatian serius terhadap keluarganya yang mengalami obesitas itu.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah dan seluruh pihak yang telah membantu keluarga kami. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan beliau bisa beraktivitas normal kembali,” kata Yanto.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01