DISHUT KALSEL Gandeng GGGI Tingkatkan Kapasitas Bisnis HHBK Kelompok Perhutanan Sosial

- Penulis

Selasa, 20 September 2022 - 22:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Kehutanan dengan dukungan Global Green Growth Institute (GGGI) mengadakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Bisnis Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Kelompok Perhutanan Sosial yang dilaksanakan di salah satu hotel, di Banjarbaru, Selasa (20/9/2022).

Kegiatan untuk mendorong pengembangan perhutanan sosial termasuk mengusahakan potensi pembiayaan hijau, membangun bisnis model untuk HHBK.

Serta meningkatkan kapasitas Kelompok Perhutanan Sosial dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial bagi 3 (tiga) Kelompok Pengelolaan Hutan (KPH) yang mendapat dukungan teknis dari GGGI yang diantaranya KPH Cantung, KPH Balangan, dan KPH Tablong.

Kegiatan dibukaKabid Pemberdayaan Masyarakat Penyuluh & Perhutanan Sosial (PMPPS) Dishut Kalsel, I Gede Arya Subhakti.

Dihadiri Kabid Pemberdayaan Masyarakat Penyuluh & Perhutanan Sosial Dishut Kalsel, KKPH Cantung, KKPH Balangan, KKPH Tabalong, Kasi Penyuluh Kehutanan Dishut Kalsel, Kasi Pemanfaatan Hutan KPH (Cantung, Balangan, Tabalong).

Penyuluh Kehutanan KPH (Cantung, Balangan, Tabalong), Kelompok Perhutanan Sosial (Cantung, Balangan, Tabalong), KUPS (LPHD Laburan dan LHPD Cantung Kanan), (LPHD Dayak Pitap dan LPHD Liyu), serta (Kelompok Tani Bunga Sari dan KTH Gunung Batuah).

Kabid PMPPS I Gede Arya Subhakti menyampaikan bahwa dalam pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu di Kalsel khususnya di KPH, Dinas Kehutanan melakukan kegiatan pengembangan Peningkatan Kapasitas Bisnis HHBK Kelompok Perhutanan Sosial yang mana Kegitan tersebut difasilitasi oleh Global Green Growth Institute (GGGI).

“Kita akan melaksanakan pelatihan Peningkatan Kapasitas Bisnis Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Kelompok Perhutanan Sosial yang dalam hal ini kita diberi fasilitas oleh GGGI Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk untuk mendorong pengembangan perhutanan sosial termasuk mengusahakan potensi pembiayaan hijau.

Serta membangun bisnis model untuk HHBK dan meningkatkan kapasitas Kelompok Perhutanan Sosial dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial” kata I Gede Arya Subhakti.

Mariski Nirwan selaku Pemimpin Pengembangan Pengetahuan dan Kapasitas/KCD Lead GGGI dalam kesempatannya juga menyampaikan bahwa GGGI dalam rangka proyek landscape berkelanjutan memiliki komitmen untuk mendukung Provinsi Kalsel.

Baca Juga :   BANK KALSEL Serahkan Hadiah Pengundian Simpeda ASN 2024 di Provinsi Kalsel

Menyukseskan pembangunan berwawasan lingkungan dan mengkonsolidasikan upaya untuk mencapai pertumbuhan hijau. Salah satunya dengan mendukung usaha-usaha masyarakat yang berbasis bukan kayu atau biasa disebut hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).

“Selama empat hari kedepan, kita akan melaksanakan kegiatan pelatihan usaha HHBK yang nantinya kita arahkan untuk membangun pemahaman dan semangat serta menguatkan langkah-langkah produktif bisnis HHBK.

Dan juga untuk menguatkan jiwa kewirausahaan dari Kelompok Tani Hutan.

Di dalam pelatihan ini akan ada beberapa sesi yang kita harapkan bisa membawa pengetahuan dan kita semua bisa belajar dari para narasumber supaya nantinya kita bisa mengembangkan usaha kita.

Namun juga tetap menjaga kelestarian alam dan memajukan ekonomi sosial atau yang bisa disebut bisnis hijau,” beber Mariski Nirwan.

Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bisnis Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Kelompok Perhutanan Sosial tersebut dilanjutkan dengan segmen pertama mengenai pemaparan Potensi Usaha HHBK terkait Kebijakan dan Arahan Pengembangan Usaha HHBK.

Komoditas Unggulan Daerah dan Prospeknya lalu segmen kedua yaitu pemaparan mengenai Akses Pemodalan Usaha HHBK terkait Potensi Pendanaan bagi Usaha Kecil HHBK, Pemanfaatan Dana Bergulir untuk Usaha Kecil HHBK dan Sharing Session ‘Kisah Sukses Penerima Fasilitas Dana Bergulir’.

Dilanjutkan dengan segmen ketiga mengenai pemaparan terkait Produsen dan Tata Cara Akses Dana Bergulir yang dipaparkan secara bergantian oleh Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan, perwakilan Dishut Kalsel, Perwakilan GGGI Indonesia, Direktur Penyaluran Dana dari BPDLH, dan perwakilan BPDLH.

Dikegiatan Peningkatan Kapasitas Bisnis Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Kelompok Perhutanan Sosial tersebut juga diadakan kegiatan tanya jawab oleh peserta acara .

Dan pemberian masukkan serta penyampaian kendala di lapangan agar mendapatkan solusi terbaik untuk Peningkatan Kapasitas Bisnis Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu Kelompok Perhutanan Sosial ditiap daerah.(adv/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan
LUNCURKAN Desa Muara Jaya SIPANDAI Perkuat Pelayanan Posyandu Enam SPM
WAKIL KETUA II DPRD Kabupaten Balangan Dukung Kemajuan Seni dan Budaya
JEJAKI REPLIKASI Inovasi Kemitraan Media Dilakukan Sekretariat DPRD Balangan
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:43

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa

Senin, 15 Juni 2026 - 21:35

MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara

Senin, 15 Juni 2026 - 21:25

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:57

PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:41

POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Berita Terbaru

Kalsel

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Jun 2026 - 21:25

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca