DISHUT KALSEL Ekspose Penyusunan Kajian Ekologi – Sosial Forest City dan City Forest

SuarIndonesia – Dishut Kalsel laksanakan ekspose Rencana Kegiatan Penyusunan Kajian Ekologi dan Sosial Forest City dan City Forest dari Tim Penyusun Kajian.

Ekspose tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom meeting, Selasa (28/6/2022).

Ekspose tersebut dipimpin dan dibuka langsung oleh Kadishut Prov. Kalsel Fathimatuzzahra, dihadiri Kabid lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Balai Perbenihan Tanaman Hutan, dan Tim penyusun kajian ekologi,sosial Forest City dan City Forest dari Universitas Lambung Mangkurat.

“Jadi di dalam dokumen yang kita kaji nanti intinya yang kita inginkan bersama adalah secara skala besar Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut ada Forest City kemudian ada Forest Office dan ada juga lahan masyarakat yang terlantar atau tidak memberikan manfaat baik dari sisi ekologis maupun dari sosial ekonominya.

Kita ingin menjadikan ini sebuah kajian yang akan kita sampaikan kepada masyarakat bahwa dalam masa tanaman tersebut hidup/tumbuh pasti ada manfaatnya dari sisi Ekologi dan sisi Ekonomi,” Kata Fathimatuzzahra.

Dilanjutkan paparan dengan judul Penyusunan Dokumen Kajian Ekologi Dan Sosial Hutan Kota Perkantoran Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan oleh Hafizianor selaku tim penyusun kajian ekologi, sosial Forest City dan City Forest dari Universitas Lambung Mangkurat.

“Hutan kota merupakan komponen Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berperan penting sebagai penopang kontribusi bagi lingkungan hidup yang bersih dan sehat, khususnya dikota-kota besar, ditandai dengan makin tingginya angka kerapataan penduduk dan makin terbatasnya ketersediaan lahan untuk keperluan pengembangan RTH.

dan ini mengacu pada peraturan pemerintah nomor 63 tahun 2002 tentang Hutan Kota,” kata Hafizianor.

Rapat tersebut diadakan pembahasan bersama terkait Penyusunan Kajian Ekologi dan Sosial Forest City dan City Forest.

Dmana kajian tersebut nantinya untuk menjadi dokumen yang bisa disampaikan kepada masyarakat bahwa dalam masa tanaman tersebut hidup/tumbuh apa saja manfaatnya dari sisi Ekologi dan manfaatnya dari sisi ekonominya.

Serta artinya ada keselarasan dengan kegiatan program Revolusi Hijau dan komitmen serta kontribusi terhadap kegatan Net sink FoLU yang merupakan sebuah strategi untuk mencapai kondisi agar penyerapan gas rumah kaca (GRK) di sektor kehutanan dan penggunaan lahan (Forestry and Other Land Use/FoLU) sudah seimbang atau lebih besar dibandingkan emisinya.(RW)

 125 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!