DISEBUT Berpotensi Penyelewengan Pengelolaan Barang Milik Daerah

- Penulis

Senin, 30 September 2024 - 23:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPKAD Kalsel) menyosiialisasikan regulasi dan pembinaan (SuarIndonesia/Ist)

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPKAD Kalsel) menyosiialisasikan regulasi dan pembinaan (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Pengelolaan barang milik daerah (BMD) disebut berpotensi terjadi penyelewengan atau penyalahgunaan.

Untuk menghindari hal tersebut, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPKAD Kalsel) menyosiialisasikan regulasi dan pembinaan

“Saya ingin mengingatkan kembali, bahwa barang milik daerah, tidak lepas dari kemungkinan tindak penyelewengan atau penyalahgunaan untuk kepentingan pribadi atau orang lain.

Bila hal ini terjadi, maka sangat mungkin muncul potensi terjadinya kerugian negara yang signifikan,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalsel, Miftahul Chair .

Disebutnya, pengelolaan BMD merupakan bagian yang sangat vital, dalam siklus pengelolaan keuangan daerah.

Pengelolaan barang milik daerah yang baik, akan menghasilkan nilai aset tetap yang benar dan akuntabel.

Baca Juga :   TAHURA SA Ditutup Sementara untuk Percepat Penanganan Karhutla

“Seperti diketahui bersama, aset tetap merupakan komponen terbesar dalam neraca pemerintah daerah, sekaligus obyek yang rentan terhadap penyalahgunaan sehingga sangat mempengaruhi manajemen keungan daerah secara umum.

Maka, menjadi penting untuk dilakukan pembinaan dalam rangka mewujudkan tata kelola barang milik daerah yang efektif, efisien, akuntabel dan profesional,” kata Chair.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran
TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan
DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026
DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi
CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat
69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi
KOBARAN API di Kawasan Simpang Belitung

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43

KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35

KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Berita Terbaru

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau jumlah titik api di Kalbar. (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:42

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca