DISEBAR Tim Pencari Korban Serangan Buaya

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Sungai Durian jajaran Polres Kotabaru Iptu Tri Wibawa (kedua kiri) bersama Basarnas memberikan arahan pencarian korban serangan buaya di Sungai Manunggul Desa Manunggul Lama, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (19/5/2025). (ANTARA/HO-Relawan Hay)

Kapolsek Sungai Durian jajaran Polres Kotabaru Iptu Tri Wibawa (kedua kiri) bersama Basarnas memberikan arahan pencarian korban serangan buaya di Sungai Manunggul Desa Manunggul Lama, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (19/5/2025). (ANTARA/HO-Relawan Hay)

SuarIndonesia — Kapolsek Sungai Durian jajaran Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan, Iptu Tri Wibawa bersama Basarnas menyebar tim guna mencari korban serangan buaya di Sungai Manunggul wilayah Kecamatan Sungai Durian.

“Hingga saat ini korban belum ditemukan,” kata Iptu Tri Wibawa di Kotabaru, Senin (19/5/2025).

Tri menyampaikan beberapa tim pencarian korban dibagi ke sejumlah lokasi hingga menyisir alur sungai yang diduga tempat awal kejadian.

“Dibagi beberapa tim agar lebih maksimal, daripada semua menumpuk di satu tempat,” ujar Iptu Tri.

Ia juga menekankan penting keselamatan dan kehati-hatian bagi tim pencarian tersebut.

“Kita jangan sembarangan, kita mencari, tapi jangan asal-asalan, jangan serampangan,” tegasnya.

Tri menuturkan tim pencarian didampingi ahli dari Basarnas yang memberikan pengarahan sehingga pencairan lebih efektif dan meningkatkan kewaspadaan.

Diungkapkan Tri, Basarnas membagi kelompok pencarian yang membentuk tiga tim dengan penempatan lokasi berbeda.

Beberapa titik pencarian diidentifikasi berdasarkan informasi warga, termasuk area tikungan sungai yang disebut kerap menjadi lokasi kejadian serupa sebelumnya.

“Nanti setelah sore, kita kumpul lagi untuk evaluasi. Kita lihat titik mana yang belum ditelusuri,” ungkap Iptu Tri.

Pada kesempatan itu, Iptu Tri juga mengimbau warga agar tetap waspada dan mematuhi peringatan yang telah dikeluarkan pihak berwenang, mengingat Sungai Manunggul merupakan salah satu habitat buaya di Kabupaten Kotabaru.

Koordinator Lapangan Basarnas Azis menjelaskan kasus ini berbeda dengan insiden tenggelam biasa, karena diduga melibatkan serangan buaya, sehingga arah pencarian tidak hanya mengikuti arus sungai.

Baca Juga :   KALIMANTAN Butuh Perluasan Transportasi untuk Buka Konektivitas

“Kita tidak tahu pasti apakah korban sudah dimakan habis, masih berada di dalam perut, atau dimuntahkan kembali. Jadi pencarian harus lebih hati-hati dan menyeluruh,” tutur Azis.

Ia juga menyarankan agar tim pencarian menggunakan beberapa perahu secara bergantian dan tidak melakukan pencarian terlalu jauh dari titik awal.

Sementara itu, Camat Sungai Durian Raden Rahmat Mada turut mengimbau seluruh tim pencari agar mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan pencarian.

“Jangan bertindak tergesa-gesa. Jika ada temuan, segera hubungi pihak berwenang. Penanganan jenazah sudah memiliki SOP yang jelas dan harus dijalankan oleh tim profesional,” kata Mada, dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Upaya pencarian korban akan terus dilakukan hingga hasil ditemukan, dengan evaluasi harian untuk menentukan titik-titik baru yang perlu disisir.

Sebelumnya, seorang pria dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat memancing di Sungai Manunggul, Desa Manunggul Lama, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan pada Minggu (18/5/2025) petang.

Korban diketahui berinisial SM (32) merupakan warga Desa Legai, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca