SuarIndonesia – Dua kasus gagal ginjal akut di Kalsel terjadi pada Agustus dan September.
Dua kasus tersebut sudah dipastikan akibat meminum sirup.
“Dari hasil pemeriksaan karena minum sirup. Sirup yang diminum Unibebi,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, Dr. Diauddin.
Belakangan diketahui produsen obat sirup Unibebi, PT Universal Pharmaceutical Industries, menarik seluruh produk obat tersebut dari pasaran menyusul temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menduga obat sirop Unibebi mengandung EG melebihi ambang batas aman.
Ditambahkan, kasus gagal ginjal akut di Kalsel sebenarnya kasus yang terjadi sebelum adanya pengumuman dari Kementerian Kesehatan. Pemerintah mengumumkan temuan gagal ginjal akut pada Oktober.
“Setelah Oktober pengumuman, kami melakukan penyelidikan ke belakang. Ditemukan kasus yang terjari bulan Agustus dan September,” bebernya.
Disebutkan pria yang akrab disapa Dr. Dia, ini setelah pengumuman Oktober dan sirup ditarik dari pasaran tidak ada lagi kasus gagal ginjal akut yang ditemukan.
“Gerak cepat Kemenkes mempending peredaran sirup setelah itu tidak ada lagi kasus baru yang ditemukan.
Dugaan sementara penyebab gagal ginjal akut memang karena sirup,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















