Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah Budi Santoso di Palangka Raya, Selasa (25/2/20).(ANTARA/Adi Wibowo)
SuarIndonesia – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana), pengurus Masjid Al-Abrar atau Kubah Kecubung Jalan Mahir Mahar Kota Palangka Raya, menyediakan tempat istirahat bagi jamaah haul guru sekumpul ke-15.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kalteng Budi Santoso di Palangka Raya, Selasa, mengatakan tempat peristirahatan jamaah haul guru sekumpul yang disediakan pihaknya menyediakan makanan dan minum gratis.
“Jadi bagi jamaah yang hendak menuju haul guru sekumpul bisa beristirahat sejenak di tempat peristirahatan yang sudah kami sediakan, apabila kecapean dalam menempuh perjalanan,” tambahnya, dikutip dari ANTARA.
Tempat istirahat bagi jamaah haul guru sekumpul itu dibuka mulai 27-29 Februari 2020 dan buka selama 1×24 jam. Para jamaah yang berhenti di tempat peristirahatan yang sudah di sediakan panitia itu, bisa menikmati hidangan seperti kopi, teh hangat, makanan ringan serta tempat untuk tidur sementara sembari meringankan penat badan.
Budi mengatakan apalagi perjalanan mereka dari setiap kabupaten yang ada di Palangka Raya menuju Kota Martapura Provinsi Kalsel, tentunya sangatlah memerlukan waktu berjam-jam.
“Tempat istirahat jamaah haul guru sekumpul yang dari berbagai daerah seperti Kabupaten Katingan, Kotim, Seruyan, Kobar, Lamandau serta lain sebagainya bisa beristirahat sejenak sebelum menuju tujuan utama,” katanya.
Budi mengungkapkan, semoga kegiatan haul guru sekumpul yang akan dilaksanakan pada 1 Maret 2020 nantinya bisa berjalan dengan lancar. Bahkan masyarakat Kalteng yang hadir dalam haul tersebut, pulangnya juga selamat sampai tujuan menggunakan alat transportasi masing-masing.
Pihaknya mengimbau kepada jamaah haul guru sekumpul di Provinsi Kalteng sebelum berangkat maupun kepulangannya dari kegiatan yang akan dihadiri ribuan umat muslim dari berbagai daerah, alangkah baiknya dilakukan pengecekan kesiapan kendaraannya.
“Saran saya sebelum berangkat beserta dengan rombongan, lebih baik di servis terlebih dahulu. Kemudian pastikan semua kesiapan mobil ataupun kendaraan roda duanya rem dan lain sebagainya tidak ada masalah. Jangan masalah di kendaraan membuat celaka bagi para jamaah di jalan raya,” demikian Budi.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















