DINA AULIA, Atlet SEA Games 2025 Peraih Medali Emas

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelari Indonesia Dina Aulia (tengah) beradu kecepatan dengan pelari Vietnam Nguyen Bui Thi (kiri) dan Thi My Tien Huynh (kanan) pada final nomor lari gawang 100 meter putri SEA Games 2025 di Suphachalasai National Stadium, Pathum Wan, Bangkok, Thailand, Jumat (12/12/2025). (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

Pelari Indonesia Dina Aulia (tengah) beradu kecepatan dengan pelari Vietnam Nguyen Bui Thi (kiri) dan Thi My Tien Huynh (kanan) pada final nomor lari gawang 100 meter putri SEA Games 2025 di Suphachalasai National Stadium, Pathum Wan, Bangkok, Thailand, Jumat (12/12/2025). (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

SuarIndonesia — Keluarga berbangga usai atlet lari gawang asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) Dina Aulia (22), meraih medali emas nomor lari gawang 100 meter putri pada SEA Games 2025 di Thailand.

“Kami dari keluarga sangat bersyukur, senang, dan sangat bangga atas prestasi yang diraih adik kami Dina Aulia di ajang SEA Games 2025 di Thailand,” kata kakak kandung Dina, Maria Ulpah mewakili keluarga di Barabai, Kabupaten HST, Minggu (14/12/2025).

Pada pertandingan final di Supachalasai Stadium, Bangkok itu, Dina Aulia tampil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 13,21 detik, mengungguli para pesaingnya dari negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Dua tahun lalu, pada SEA Games 2023 di Kamboja, Dina harus puas meraih medali perunggu dengan waktu 13,59 detik, berada di bawah peraih emas Huynh Thi My Tien (Vietnam) dengan 13,50 detik dan peraih perak Bui Thi Nguyen dengan 13,52 detik.

Kemenangan di Bangkok tersebut tidak hanya mengukuhkan posisi Dina sebagai salah satu pelari gawang terbaik di Asia Tenggara, tetapi juga menjadi momentum penting dalam perjalanannya mengejar limit kualifikasi Olimpiade 2028.

Olimpiade Musim Panas 2028 dijadwalkan berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat pada 21 Juli hingga 6 Agustus dengan batas waktu kualifikasi nomor lari gawang 100 meter putri berada di kisaran 12,70 hingga 12,77 detik.

Kakak kandung Dina, Maria Ulpah mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin yang kuat, ketekunan, doa yang selalu dipanjatkan, serta dedikasi yang tidak pernah berhenti.

Baca Juga :   ZEBRA INTAN Berhasil Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Berlalu Lintas

Ia menegaskan prestasi tersebut bukan hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi kebahagiaan luar biasa karena Dina telah mampu mengharumkan nama daerah, provinsi, dan Negara Indonesia di tingkat Internasional.

Lebih lanjut, pihaknya menyadari perjalanan Dina menuju pencapaian ini penuh pengorbanan, tantangan, dan latihan yang tidak mudah.

“Sebagai keluarga, kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi Dina untuk terus berkembang. Kami akan selalu mendukung dan mendoakan setiap langkah perjuangannya ke depan,” tutur Maria dilansir dari AntaraNews.

Dia juga mengungkapkan momen emosional jelang pertandingan, tepatnya sehari sebelum final, Dina sempat menghubungi keluarga melalui telepon dan pesan singkat, membagikan tautan siaran langsung YouTube saat pertandingan.

“Kami dengan penuh haru menyaksikan bagaimana perjuangan Dina sejak tampil di lintasan hingga naik ke podium kehormatan,” kata Maria.

Ia mengatakan, Dina menyampaikan rasa syukur atas dukungan besar dari keluarga dan tim, ia bahkan berencana menggunakan bonus yang diterimanya untuk melaksanakan ibadah umrah bersama kedua orang tuanya ke Tanah Suci, Mekah.

Dia juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah agar terus memberikan dukungan berkelanjutan bagi Dina Aulia.

“Kami berharap pemerintah dapat terus memfasilitasi Dina dalam mengembangkan bakat dan prestasinya, serta memberikan jaminan kesejahteraan, termasuk pekerjaan untuk masa depannya kelak. Ini kami sampaikan sebagai suara keluarga dan kedua orang tua,” ujar Maria. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti
SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan
DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang
PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas
JARINGAN ANTARPROVINSI Ditangkap BNNP Kalsel di Guest House, Sabu 1,99 Kg Dimusnahkan
RANTIS TAMBORA jadi Sorotan Kapolda Kalsel
SERAHKAN 1.774 Usul Masyarakat untuk RKPD 2027

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Senin, 30 Maret 2026 - 21:10

IRAN akan Terapkan Aturan Navigasi Baru di Selat Hormuz

Senin, 30 Maret 2026 - 20:51

PRAJURIT TNI di UNIFIL Gugur, Indonesia Desak Penyelidikan Penuh

Senin, 30 Maret 2026 - 20:32

RACE MotoGP AS 2026: Marco Bezzechhi Juaranya! Veda dan Mario Crash

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:55

AS Siapkan Skenario Serangan Darat ke Iran

Berita Terbaru

Internasional

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 Apr 2026 - 16:22

Itamar Ben-Gvir (tengah), Menteri Keamanan Nasional Israel dan para anggota parlemen merayakan setelah parlemen Israel mengesahkan undang-undang yang menyetujui hukuman mati bagi warga Palestina yang terbukti membunuh warga Israel, di Knesset, Yerusalem, Senin (30/3/2026). (AP Photo/Itay Cohen)

Internasional

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 Apr 2026 - 21:50

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca