“DILAYANGKAN” Surat ke Kejagung RI atas Dugaan Mafia Tanah Pada Proyek Pembangunan Jalan Mataraman

- Penulis

Kamis, 6 Oktober 2022 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Belum ada titik terang atas penanganan dugaan mafia tanah pada Proyek Pembangunan Jalan Mataraman, di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), lantas surat “dilayangkan”  ke Kejagung RI.

Itu dilakukan H Bahrudin, selaku Ketua Kelompok Suara Hati Nurani Masyarakat Kalimantan Selatan (KSHNMK) sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Ini Sesuai rujukan pada surat laporan adanya dugaan mafia tanah 26 Januari 2022, yang kita tindaklajuti dengan tekah masukan laporan untuk Kejagung (Kejaksaan Agung). pada Rabu (5/10/2022),” (cap H Bahrudin, Kamis (6/10/2022).

Pihkanya berharap dari Kejagung untuk bisa memerintahkan Ketua Tim Pemberantasan Mafia Tanah Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) menyelasaikan proses hukum dan memberikan penjelasan sesuai isi surat kami kirim,” ujarnya lagi.

Dalam masalah ini, lanjut Ketua KSHNMK, menduga adanya mafia tanah dan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah pembangunan Jalan Mataraman Sungai Ulin oleh Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Banjar.

Menurutnya,Pemkab Banjar menganggarkan melalui dana APBD Tahun 2014 yang telah terealisasi sebesar Rp4,6 miliar lebih , dimana ini sesuai LHP BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Banjar Tahun 2014 Nomor :1.A/LHP/XIX.BJM/05//2015, tanggal 25 Mei 2015.

Disebut pada tahun 2008 Pemkab Banjar merancanakan Pembanguanan ruas Jalan mulai dari Mataraman menuju Martapura demi untuk memperlancar arus lalu lintas dari Hulu Sungai menuju Martapura dan Banjarmasin.

Namun  diduga dimanfaatkan oleh oknum melakukan pembebasan lahan milik masyarakat yang terkena jalur dengan harga di bawah setandar.

Namun ada yang keberatan yakni. M Riduan dan Helmi Mardani karena tak sesuai, yang bahkan hingga kini tidak menerima ganti rugi untuk pembebasan lahan jalur.

Baca Juga :   FEBRIE ADRIANSYAH Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa

Dengan dugan selisih uang sebesar  Rp 1.501.810.000,00, tidak dititifkan uang tersebut ke Pengadilan sesuai dengan dengan Pasal 42 Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepantingan Umum.

Serta uang tersebut juga tidak dikembelikan ke Kas Negara, dapat dibuktikan dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas Laporan
Keuangan Pemerintah kabupaten Banjar Tahun 2014.”Ini yang kami minta tuntaskan, “tutup H Bahrudin.

Soal proyek ini pula bebebrapa waktu lalu pernah dikunjungan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Mereka eninjauan progres infrastruktur dan perhubungan di Kalimantan Selatan, salah satunya adalah Jalan Mataraman – Sungai Ulin yang masih dikerjakan.

Dalam kunjungan kerjanya, dipimpin Wakil Ketua Komisi V Syaifullah Tamliha didampingi Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyie dan Plt Kepala Dinas PUPRP Riza Dauly.

Plt Kepala Dinas PUPRP Banjar Riza Dauly mengatakan, progres pengerjaan yang tersisa sekitar 1,1 Kilometer.

Diharapkan kedatangan para legistator khususnya di wilayah Kalsel bisa mempercepat penyelesaian pembangunan maupun pembiayaan dari ruas jalan ini.

“Sekitar 1 tahun anggaran progres ini pasti selesai dengan pembentukan badan jalan dan penyelesaian tutupan jalan,” ujarnya ketika itu. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru