SuarIndonesia — Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Penerapan Mutu Hasil Perikanan (UPTD BPMHP) Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (DKP Kalsel) mengembangkan uji ekstraksi produksi albumin dari ikan patin dan ikan kembung.
“Inisiatif produksi albumin merambah ke ikan patin dan ikan kembung, mengingat ketersediaan pasokan ikan tersebut melimpah di Kalsel,” kata Kepala DKP Provinsi Kalsel Rusdi Hartono di Banjarbaru, Selasa (22/7/2025).
Selama ini, Rusdi mengatakan UPTD BPMHP memproduksi albumin dari ikan haruan atau ikan gabus dengan menerapkan uji mutu yang ketat untuk menjaga kualitas.
Menurut Rusdi, keputusan mengeksplorasi ikan patin dan kembung untuk memproduksi albumin karena pertimbangan potensi pasokan yang melimpah di wilayah Kalsel.
Rusdi pun merencanakan UPTD BPMHP DKP Provinsi Kalsel menggandeng pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk bersinergi memproduksi albumin dari jenis ikan haruan, patin dan kembung.
“Pengembangan produksi albumin untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, karena albumin merupakan protein utama yang ditemukan pada plasma manusia dengan menyumbang sekitar 60 persen dari total protein plasma,” kata Rusdi, dilansir dari ANTARANews.
Pada dunia medis, Rusdi mengungkapkan albumin memiliki berbagai manfaat, seperti perawatan kecantikan, pemulihan jaringan tubuh yang rusak, hingga penyembuhan setelah operasi dan penanganan penderita hipoalbuminemia.
Meskipun secara tradisional albumin diekstrak dari plasma darah manusia (Human Serum Albumin/HSA), menurut Rusdi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memungkinkan ekstraksi albumin dari protein hewan, termasuk ikan gabus.
Sebelumnya, Gubernur Kalsel Muhidin meminta Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kabupaten Banjar, meningkatkan budidaya ikan haruan atau gabus guna memproduksi albumin.
Menurut Muhidin, BPBAT Mandiangin hanya memproduksi 600 ribu ekor ikan haruan per tahun, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel sekitar 20 ribu ekor, dan Universitas Lambung Mangkurat mencapai 100 ribu ekor.
Diketahui, sebanyak 10 kilogram ikan haruan dapat memproduksi 10 liter atau 50 botol albumin yang mengandung protein dan berguna bagi kesehatan tubuh.
DKP Provinsi Kalsel pun mencatat ikan haruan di Kalsel mencapai 14.000 ton per tahun, sedangkan produksi pembibitan mencapai 10.000 ton per tahun. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















