Dikalahkan Denmark, Rudy Hartono: Bukti Kekuatan Indonesia Tak Merata

- Penulis

Kamis, 23 Mei 2019 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Indonesia kalah tipis dari Denmark di babak kualifikasi grup Piala Sudirman 2019. Legenda bulutangkis, Rudy Hartono, menyebut kekuatan Indonesia tidak merata.

Pada laga kedua Grup 1B di Guangxi Sports Center Gymnasium, Rabu (22/5), Indonesia kalah 2-3 dari Denmark. Meski susah payah, tim Merah Putih tetap lolos ke perempatfinal sebagai juara grup.

Rudy menilai kekalahan tim Merah Putih dari Denmark sudah diprediksi. Sebab, secara kekuatan Indonesia sejatinya tak merata.

“Mana ada yang tak susah payah, semua susah, wong materinya pas-pasan gitu,” kata Rudy saat dihubungi pewarta, Kamis (23/5/2019).

Di antara sektor yang ada, ganda putra yang paling kuat. Apakagi dengan diboyongnya tiga pasang sekaligus; Kevin Snajaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Fajar Alfian/Mohammad Rian Ardianto. Kemudian, diikuti ganda putri yang diperkuat Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan satu pemain Ni Ketut Istirani Mahadewi.

“Ganda campuran ini memang tak terlalu stabil sejak Liliyana Natsir pensiun. Tapi, harusnya Tontowi Ahmad yang dimainkan. Dia sudah biasa,” dia menjelaskan.

“Begitu untuk tunggal putra sebenarnya kalau melihat kekuatan mereka sekarang tak terlalu buruk. Tapi kadang nggak pas dalam artian mental bertandingnya siap atau enggak,” katanya.

Baca Juga :   RAMPUNG Lintasan Atletik Stadion 17 Mei, PUPR Kalsel Serahkan ke Dispora

Dia menilai, sudah saatnya Anthony Sinusuka Ginting dan Jonatan Christie menjadi tumpuan.

“Anthony dan Jonatan itu dua-duanya kan sudah pengalaman, jangan anggap keduanya muda lagi. Kalau dibilang muda, mau sampai kapan? masa dia nggak bisa,” dia menjelaskan.

Delapan kali juara All England ini mengantisipasi seandainya nanti Indonesia dihadapkan pada lawan yang lebih berat seperti Jepang dan China. “Lihat Jepang semuanya kuat. Tunggal putra ada Kento Momota, tunggal putri, ganda putri, ganda putra ramai, ganda campurannya pun mau main dilihatnya waduh,” katanya.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG
KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca