SuarIndonesia – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, menginginkan taka ada lagi pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Banjarbaru.
Menurutnya pelaksanaan PSU menyedot anggaran yang cukup besar. Mencapai dua belasan miliar.
“Tetap gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Tapi jangan sampai menghabiskan anggaran (jika Pilkada ulang),” ujar Muhidin di Banjarbaru, Jumat (18/4/2025).
“Kalau ada PSU, PSU lagi, bisa kacau kita. Ini saja sudah menghabiskan berapa besar anggaran dari APBD pemkot dan pemprov,” sambungnya.
Gelontoran anggara untuk PSU sebesar Rp 12 miliar lebih. Dimana Rp 2,5 miliar hibah dari Pemprov Kalsel dan sisanya dari APBD Pemkot Banjarbaru sendiri.
Muhidin bilang, masyarakat sudah saatnya mempunyai pemimpin definitif. Jika berlarut-larut, menurutnya bisa bahaya.
Meski begitu, Muhidin juga bilang masyarakat tetap harus menjaga kondusivitas jelang maupun sesudah PSU.
“Kami (termasuk TNI/Polri) selalu memantau. Saat pelaksanaannya kami juga akan turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan langsung,” paparnya.
Imbauan kepada masyarakat agar datang ke TPS pada PSU Pilkada Banjarbaru pada Hari Sabtu 19 Arpil 2025 untuk menggunakan hak suaranya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















